Hal ini dikatakan oleh Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan DPD di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Selasa (16/6/2009).
"Sejak Maret arus modal masuk mulai terjadi baik dalam pembelian obligasi ataupun saham," ujarnya.
Tercatat pada Januari dan Februari 2009, terjadi arus modal asing keluar di pasar modal masing-masing sebesar Rp 1,16 triliun dan Rp 562 miliar.
Kemudian mulai Maret 2009 terjadi arus modal masuk kembali di pasar modal, Maret sebesar Rp 1,815 triliun, April sebesar Rp 2,602 triliun, Mei sebesar Rp 1,974 triliun dan Juni Rp 1,862 triliun.
"Kepercayaan investor terhadap Indonesia mulai pulih, IHSG kita merupakan third best performance setelah China dan India," tandasnya.
Sementara di pasar obligasi terjadi bond net foreign buying mulai April dan Mei masing-masing sebesar Rp 3,88 triliun dan Rp 5,19 triliun. Sementara pada Januari, Februari, dan Maret terjadi arus modal keluar di obligasi masing-masing sebesar Rp 1,582 triliun, Rp 5,122 triliun, dan Rp 1,17 triliun.
"Posisi cadangan devisa kita juga telah meningkat kembali, dimana per Juni 2009 posisi cadangan devisa kita adalah US$ 57,87 miliar," pungkas Sri Mulyani.
(dnl/qom)











































