Padahal di sepanjang perdagangan hari ini, IHSG sempat terpukul jauh di bawah level 2.000. Pelemahan IHSG terjadi beriringan dengan terperosoknya bursa-bursa regional, mengikuti Wall Street pada perdagangan sebelumnya.
Bursa regional menutup perdagangan Selasa ini dengan pelemahan yang cukup tajam. Indeks Nikkei-225 ditutup melemah 286,79 poin (2,86%) ke level 9,752,88. Indeks Hang Seng turun 333,46 poin (1,80%) ke level 18.165,50 dan KOSPI turun 13,27 poin (0,94%) ke level 1.399,15.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 123.165 kali pada volume 9.123 juta lembar saham senilai Rp 4,894 triliun. Sebanyak 58 saham naik, 164 saham turun dan 46 saham stagnan.
Saham perbankan dan komoditas mengalami tekanan yang jual yang cukup hebat. Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Bumi Resources (BUMI) turun Rp 25 menjadi Rp 2.075, BRI (BBRI) turun Rp 350 menjadi Rp 6350, Timah (TINS) turun Rp 50 menjadi Rp 2175, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 25 menjadi Rp 2.200, United Tractor (UNTR) turun Rp 350 menjadi Rp 10.050, Astra International (ASII) turun Rp 500 menjadi Rp 23.200, Telkom (TLKM) turun Rp 200 menjadi Rp 7550, International Nickel (INCO) turun Rp 100 menjadi Rp 4.400.
Sedangkan saham-saham yang masih mampu naik harga di top gainer antara lain Truba Alam (TRUB) naik Rp 2 menjadi Rp 196, Darma Henwa (DEWA) Rp 25 menjadi Rp 240, Bakrie Telecom (BTEL) naik Rp 6 menjadi Rp 150, Indah Kiat (INKP) naik Rp 30 menjadi Rp 1870, Hexindo Adiperkasa (HEXA) naik Rp 125 menjadi Rp 2450.
(qom/lih)











































