Β
"Ini proyeksi manajemen, pendapatan diharapkan tumbuh 15% sampai 20% dibandingkan 2008," kata Direktur Utama MNC Hary Tanoesoedibjo, dalam acara paparan publik, di Jakarta, Rabu (17/6/2009).
Β
Selain pertumbuhan pendapatan, perseroan juga menargetkan pertumbuhan laba usaha 2009 yang diproyeksikan bisa meningkat di atas 20%. Tahun 2008 perseroan membukukan laba bersih Rp 167 miliar.
Β
Begitu juga dengan pendapatan sebelum pajak (ebitda), perseroan menargetkan Rp 1-1,1 triliun. "Untuk Capex 2009 tidak terlalu banyak," ujarnya.
Β
Ia mengatakan pada periode 2009 hingga awal 2010 perseroan akan memfokuskan pada peningkatan pangsa pemirsa di media penyiaran, juga mengembangkan TV lokal berjaringan, meningkatkan pendapatan dari content library , meningkatkan sirkulasi dan pendapatan iklan dari media cetak, meningkatkan pendapat value added services melalui Linktone Ltd, mengembangkan aktivitas multimedia termasuk online dan sinergi antar unit usaha dan efisiensi.
Β
Mengenai utang, saat ini MNC mencatatkan total utang perusahaan sebesar Rp 1,754 triliun. Pada September 2006 MNC menerbitkan utang obligasi sebesar US$ 143 juta yang akan jatuh tempo pada bulan September 2011. Selain utang obligasi, MNC juga mencatatkan utang lainnya Rp 220 miliar.
Β
Hary mengatakan pihaknya akan membayar utang tersebut sebelum jatuh tempo melalui cash flow perseroan.
(hen/dnl)










































