"Pada intinya kita mengikuti ketentuan dari otoritas. Kita akan melakukan penyesuaian harga," ujar Presdir BUMi Ari S Hudaya usai pertemuan dengan Bapepam, Rabu (17/6/2009).
Ari mengatakan, dengan [enyesuaian tersebut, maka manajemen akan segera melakukan negosiasi ulang dengan pemilik FBS yang berasal dari Abu Dhabi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati demikian Ari mengaku belum mengetahui pasti apakah pemilik FBS mau menurunkan harga tawarannya saham FBS senilai Rp 2,475 triliun menjadi Rp 2,105 triliun.
"Ya kalau mereka nggak mau, ya kita batalkan. Mau tidak mau, karena kita berhubungan dengan otoritas," katanya.
Sehubungan dengan itu, Ari pun membenarkan kabar yang mengatakan kalau akuisisi FBS lebih mahal Rp 370 miliar dari valuasi pasar yang wajar.
"Ya, memang sekitar Rp 370 miliar, menurut MAPPI lebih mahalnya," katanya.
Seperti diketahui, hasil audit MAPPI menunjukkan ada ketidakwajaran dalam akuisisi BUMI terhadap 3 perusahaan. Dari ketiga akuisisi itu, akuisisi terhadap FBS dinilai lebih mahal dari nilai pasar. (lih/qom)











































