Kemarin IHSG ditutup hanya melemah tipis 5 poin, bahkan sempat menyentuh teritori positif. Membaiknya saham-saham komoditas membuat IHSG semakin membaik, meski ada tekanan dari saham-saham bank.
Dan IHSG pada perdagangan Kamis (18/6/2009) diprediksi akan mencoba keluar dari tekanan meski masih dikelilingi sentimen negatif dari pelemahan bursa-bursa utama dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Bursa Tokyo pagi ini dibuka masih saja melemah. Indeks Nikkei-225 dibuka melemah 62,50 poin (0,64%) ke level 9.778,35.
Para investor akan terus mencermati gerak bursa-bursa regional pada hari ini. Juga harga minyak mentah dunia yang pada penutupan kemarin masih bertahan di level US$ 71 per barel.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas:
IHSG kemarin kembali bergerak melemah -0,27% ditutup pada level 2.024,965 di tengah perdagangan yang relatif volatile. IHSG berdasarkan pengamatan kami terlihat bergerak menguat menjelang akhir sesi 2 perdagangan kemarin setelah sempat mengalami penurunan cukup dalam pada perdagangan sesi pagi. Pergerakan IHSG dipengaruhi oleh melemahnya bursa regional menyusul melemahnya angka penjualan ritel. Disisi lain reboundnya saham berbasis komoditas berhasil menahan penurunan yang terjadi di IHSG.
Hari ini kami perkirakan indeks akan kembali bergerak fluktuatif pada kisaran support-resistance 2.004-2.045. Beberapa data makro ekonomi AS seperti consumer price
index diperkirakan akan mempengaruhi sentimen terhadap pergerakan bursa regional hari ini.
Optima Securities:
Indeks hanya terkoreksi tipis 5 poin mengikuti bursa regional yang masih tertekan. Pelemahan bursa masih dalam batas profit taking yang wajar karena tidak menembus support di level 1.990. Selanjutnya pergerakan IHSG masih menanti konfirmasi Dow Jones apakah reversal atau kembali terkoreksi di bawah level psikologis 8.500.
Support-resistant harian ada di 1.990-2.040 dengan pilihan saham: BYAN, PGAS, UNTR, ASII, dan PTBA.
(qom/qom)











































