General Electric Co. turun 4.2% setelah wakil presidennya memprediksikan beberapa bulan ke depan adalah bulan yang sulit untuk beberapa bisnis. FedEx Corp. turun 1.4% akibat prediksi bahwa laba akan lebih rendah dari prediksi sebagian analis. Indeks S&P -0.1% menjadi dan Dow Jones -0.1% menjadi 8,497.18 sedangkan Nasdaq +0.7% menjadi 1,808.06. Pada awalnya saham health-care memipin pasar setelah pemimpin democrat mensyaratkan semua warga untuk memiliki asuransi kesehatan.
Regional Pagi: Nikkei 225 (-1.2%) 9,724.83 pada awal sesi Kamis (18/6), dan Topix (-0.8%) 915.25. Mayoritas saham otomotif melemah dengan pelemahan dari Mazda Motor Corp. (-3.4%) namun Mitsubishi Motors Corp. (+3.9%) setelah dikabarkan perusahaan berencana merakit kendaraan tenaga listrik pada 2012. KOSPI INDEX (-0.43%) 1,385.16 S&P/ASX 200 INDEX (-0.05%) 3,902.10. Straits Times (-0.40%) 2,262.26.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Economic & Industrial news
Banking: Mulai Ada Penurunan Bunga Kredit
Turunnya BI Rate serta imbauan pemerintah kepada perbankan akhirnya mendapat respon. Perbankan terlihat mulai menurunkan bunga kredit.
BMRI, bunga kredit saat ini 11%-15% (turun 0.5%)
BBNI, bunga kredit saat ini 10%-14% (turun 0.75%)
BBRI, bunga kredit saat ini 13%-14% (turun 1%)
Economic: Penerimaan Pajak Seret, Defisit Bisa Naik 0,1%
Pemerintah memperkirakan defisit anggaran 2009 bisa naik 0.1% menjadi 2,6% dari PDB, jika penerimaan perpajakan tahunini terus merosot. Defisit anggaran dalam dokumen stimulus APBN 2009 ditetapkan 2,5% atau setara Rp 139,5 triliun.
Corporate news
BUMI: Nilai Akuisisi Fajar Bumi Diturunkan
Akhirnya, BUMI menurunkan nilai akuisisi 76,8% saham PT Fajar Bumi Sakti senilai Rp2,47 triliun. Namun, belum diberitahukan besaran penurunannya. Perseroan juga siap membatalkan akuisisi tersebut jika penjual tidak setuju dengan nilai transaksi yang baru. Sementara itu, Bapepam melanjutkan pemeriksaan dugaan transaksi afiliasi terkait akuisisinya.
BMRI: Ekspor Lesu, Andalkan Pendapatan Non L/C
Lesunya pertumbuhan ekspor tahun ini membuat BMRI mengalihkan salah satu sumber fee based income dari transaksi L/C ke transaksi non L/C dengan menggunakan rate 0.06% sampai 0.12% dari nilai transaksi namun untuk menjaga risiko, BMRI melakukan kerjasama dengan ASEI (Asuransi Ekspor Indonesia). Sampai Maret nilai transaksi L/C di BMRI baru mencapai US$500 juta, jika diasumsikan nilai transaksi tetap selama setahun, maka FY09 US$2 juta. Padahal tahun lalu, transaksi mencapai US$3.18 juta.
INDY: Bidik Pendapatan FY09 U$430 Jt
INDY menargetkan pendapatan FY09 mencapai U$300-430 juta, dikontribusi kinerja PTRO sebesar U$220 juta. RUPS menyetujui akuisisi dan tender offer atas saham PTRO dan capex FY09 dipatok U$55 juta. Selanjutnya, perseroan telah meraih kontrak baru senilai U$315 juta.
RMBA: Peter Sondakh Raup Dana Rp 3,35 T
Peter Sondakh mendapat dana segar Rp 3,35 triliun dari penjualan saham RMBA kepada British American Tobacco Plc (BAT). Perusahaan Inggris itu membeli 85% saham RMBA senilai US$ 494 juta (Rp 5 triliun). Dari saham yang dibeli, 56.96% diantaranya milik Grup Rajawali yang dikuasai Peter Sondakh dari pemegang saham lainnya.
MNCN: Bagi Dividen Rp5/saham (yield 1,6%), Jajaki AKuisisi TV Lokal
MNCN membagikan dividen FY08 sebanyak 13,75% senilai Rp68,75 miliar atau Rp5/saham (yield 1,6%). Saat ini, perseroan tengah menjajaki akuisisi stasiun TV lokal yang akan dibiayai dari kas internal. Perseroan menargetkan kenaikan jumlah channel minimal 100% dari saat ini 22 saluran, sedangkan pendapatan FY09 ditargetkan naik 15-20% YoY dari Rp3,92 triliun jadi Rp4,7 triliun dan laba bersih naik 20% YoY jadi Rp774 miliar. Sementara itu, perseroan membantah isu penjualan saham MNCN kepada perseroan termasuk penjualan saham TPI. Namun, perseroan enggan mengomentari kabar mengenai penjualan saham FREN kepada Qtel.
TLKM: Jadwal Pembagian Dividen Rp296,95
Berikut jadwal pembagian dividen TLKM 2008 Rp296,95/saham :
Cum dividen: 7 Juli09
Ex dividen: 8 Juli09
Recording date: 10 Juli09
Payment date: 27 Juli09 (bisnis/fz)
FREN: Bapepam-LK Beri Sanksi Denda Rp 100 juta
FREN dinyatakan melanggar ketentuan Bapepam-LK tentang pelaporan keuangan terkait tidak mencatatkan kerugian transaksi derivatif akibat bangkrutnya Lehman Brothers Holding Inc di AS. Oleh karenanya, perseroan dikenai denda Rp 100 juta.
Market Flash
US : Banks di-downgrade, saham turun
News Highlight
Economic News
Banking: Mulai Ada Penurunan Bunga Kredit
Economic: Penerimaan Pajak Seret, Defisit Bisa Naik 0,1%
Corporate News
BUMI: Nilai Akuisisi Fajar Bumi Diturunkan
BMRI: Ekspor Lesu, Andalkan Pendapatan Non L/C
INDY: Bidik Pendapatan FY09 U$430 Jt
RMBA: Peter Sondakh Raup Dana Rp 3,35 T
MNCN: Bagi Dividen Rp5/saham (yield 1,6%), Jajaki AKuisisi TV Lokal
TLKM: Jadwal Pembagian Dividen Rp296,95
FREN: Bapepam-LK Beri Sanksi Denda Rp 100jt
Rumours
Harga saham CNKO berpotensi ke Rp100-150/saham. Kabarnya, perusahaan asing akan masuk dalam struktur kepemilikan saham perseroan melalui private placement seharga Rp125-150/saham. Selain itu, perseroan akan menaikkan produksi batubara berkalori tinggi.
Harga saham AMAG berpotensi ke Rp100/saham, seiring penebusan waran perseroan. Selain itu, perseroan akan meraih proyek asuransi dari induk usahanya PNBN seiring turunnya suku bunga.
Corporate Action
- Cum dividen Wijaya Karya Tbk ( WIKA) sebesar Rp8,03/saham
- Cum dividen Wijaya Karya Tbk ( WIKA) sebesar Rp8,03/saham
- Cum dividen Jasa Marga Tbk (JSMR) sebesar Rp 52/saham
- Cum dividen Intraco Penta Tbk (INTA) sebesar Rp20/saham
- Cum dividen Indo Kordsa Tbk (BRAM) sebesar Rp125/saham
- Cum dividen Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) sebesar Rp60/saham
- Cum dividen Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sebesar Rp8/saham
- Cum dividen Bank Danamon Tbk (BDMN) sebesar Rp90,82/saham.
Technical Picks
- BDMN (Rp 4.125) – BUY
- CTRA (Rp 660) – Buy on Weakness
- LSIP (Rp 6.200) – BUY
- TINS (Rp 2.200) – BUY.











































