"Kami berencana meluncurkan kontrak fisik lagi tahun ini, mungkin kontrak fisik kopi," ujar Direktur BBJ, Edi Susmadi di kantornya, Jakarta, Kamis (18/6/2009).
Edi mengatakan, BBJ masih memiliki opsi beberapa komoditas yang akan diperdagangkan seperti Teh, Kopi, Gula dan Kakao.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PTPN I-VIII, XIII, XIV dan RNI merupakan pihak penjual yang terdaftar dalam perdagangan kontrak fisik BBJ.
"Namun masih kami lihat lagi komoditas mana yang akan menarik diperdagangkan. Kopi kelihatannya cukup menarik," ujarnya.
Pada 23 Juni 2009, BBJ berencana meluncurkan kontrak fisik CPO. Perkiraan awal, rata-rata nilai transaksi kontrak fisik CPO bakal mencapai Rp 21 miliar per hari.
"Itu dengan asumsi perdagangan sebanyak 6 lot per hari. 1 lot sama dengan 500 ton. Harga saat ini sekitar Rp 7.000 per kilogram," ujar Edi.
Edi mengatakan, jika kontrak fisik kopi jadi diluncurkan, perkiraan awal bakal mendongkrak nilai transaksi rata-rata kontrak fisik BBJ hingga Rp 35 miliar per hari.
(dro/qom)











































