"Capex kita sudah set sekitar US$ 30 juta dan dananya berasal dari internal dan pinjaman. Capex akan digunakan untuk beli kapal yang lebih besar dan modern untuk memenuhi kebutuhan. Kita akan menjual kapal-kapal lama kita, supaya fee kita lebih mantap," kata Direktur PT Rigs Tender Indonesia Mukhnizam Bin Mahmud dalam public expose usai RUPST dan LB PT Rigs Tender Indonesia Tbk di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Kamis (18/6/2009)
Ia menambahkan, pihaknya mengincar pinjaman dari perbankan asing karena suku bunga di Indonesia sedang tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setiap tahun kita dapatkan pendapatan dari sana. Kita yakin keperluan batubara tahun 2010 dan 2011 akan meningkat di pembangkit listrik 10.000 MW tahap pertama sehingga keperluan batubara akan ada dan pendapatan terus meningkat," katanya.
Sedangkan untuk dividen, ia hanya menyatakan bahwa perseroan akan menyeimbangkan porsi pembayaran dividen dan kebutuhan capex.
Sementara Presiden Direktur PT Rigs Tender Indonesia Tbk, Dick Sapi'ie menjelaskan, pendapatan usaha tahun 2008 adalah sebesar US$ 50,4 juta atau lebih tinggi 4,6 persen dibanding 2007 yang mencatatkan pendapat usaha sebesar US$ 48,2 juta. Kenaikan dalam keseluruhan pendapatan dikontribusikan oleh adanya kenaikan tarif sewa dari jasa penunjang lepas pantai.
Jasa penyewaan kapal tetap menjadi kegiatan usaha utama perseroan yang memberikan kontribusi sebesar 98,5 persen. Pendapatan lainnya adalah berasal dari jasa agensi dan jasa tata boga.
Seiring dengan penurunan margin sehubungan dengan adanya kenaikan biaya pada bunker laba operasional yang merupakan laba sebelum pendapatan lain-lain, biaya lain-lain dan juga pajak menurun 44,3 persen dari US$ 5,9 juta pada tahun 2007 menjadi US$ 3,3 juta untuk tahun 2008.
Pajak penghasilan untuk tahun 2008 adalah sebesar US$ 1,6 juta dibandingkan dengan tahun 2007 sebesar U$ 0,8 juta. Pendapatan bersih keseluruhan setelah pajak (laba bersih) sebesar Rp US$ 2,1 juta dibanding tahun 2007 US$ 3 juta.
Pada tahun 2008, pendapatan per saham sebesar US$ 0,003. Jumlah total ekuitas pemegang saham sebesar US$ 64,9 juta.
Nilai aset bersih per saham juga turun menjadi US$ 0,1 untuk tahun 2008 dibanding dengan tahun 2007 sebesar US$ 0,11. (lih/qom)











































