Berbagai data ekonomi yang positif membuat saham-saham akhirnya rebound. Data menunjukkan bahwa orang-orang yang mendapatkan keuntungan dari klaim pengangguran akhirnya turun untuk pertama kalinya sejak Januari. Sementara manufaktur di sebagian kawasan AS mengalami kontraksi yang lebih kecil dari ekspektasi.
"Data-data mendukung semua yang ingin melihat dasar dari perekonomian pada kuartal ini," ujar Jim Awad, managing director Zephyr Management seperti dikutip dari Reuters, Jumat (19/6/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham Research in Motion turun 5,2% setelah penutupan perdagangan. Meski produsen BlackBerry itu mampu mencatat kenaikan laba, namun RIM memberikan outlook yang mengecewakan. Pada sesi reguler, saham RIM turun hingga 1% dan menjadi salah satu pemicu melemahnya Nasdaq.
Perdagangan berjalan sangat tipis, di New York Stock Exchang hanya 1,09 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu yang sebanyak 1,49 miliar. Sementara di Nasdaq, transaksi mencapai 2,11 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu yang sebanyak 2,28 miliar.
Harga Minyak Naik Tipis
Sementara harga minyak mentah dunia kembali naik tipis di tengah harapan pemulihan ekonomi yang diharapkan memacu lagi tingkat permintaan.
Kontrak utama minyak light pengiriman Juli naik 34 sen menjadi US$ 71,37 per barel. Sementara minyak Brent pengiriman Agustus naik tipis 21 sen menjadi US$ 71,06 per barel.
(qom/qom)











































