Pada perdagangan Jumat (19/6/2009) pukul 16.30 WIB, rupiah ditutup melemah ke 10.375 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 10.268 per dolar AS. Rupiah bahkan sempat terlontar hingga 10.530 per dolar AS.
Deputi Gubernur BI Hartadi A Sarwono menjelaskan, pelemahan nilai tukar rupiah pada hari ini terjadi karena beberapa faktor. Antara lain karena adanya penyesuaian portofolio asing di pasar saham yang terlihat dari IHSG yang sempat turun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi pelemahan rupiah masih dalam batas kewajaran. BI hanya menjaga volatilitasnya agar tidak berlebihan," pungkas Hartadi.
Sementara dolar AS di pasar Asia bergerak stabil. Dolar AS menguat tipis atas yen ke posisi 96,61 yen, dari sebelumnya di level 96,55. Sementara euro juga stabil di 1,3946 dolar, dari sebelumnya di level 1,3905 dolar.
(qom/qom)











































