Sepanjang pekan kemarin IHSG terkoreksi 5%, saham bakrie yang relative kuat tidak mampun bertahan terkecuali BNBR -1% sementara BUMI -13%, ENRG -15%, ELTY -9% dan UNSP -10%. Hari ini IHSG masih akan tertekan, harga Coal -8% dan minyak di pedagangkan di bawah level $70/bbl
Dow Jones: Saham US untuk turun pertama kalinya dalam lima minggu sebagaimana penurunan minyak mentah yang mempengaruhi produsen bahan bakar dan S&P men-downgrade rating kredit 18 bank. Exxon Mobil Corp. memimpin perusahaan energi di S&P 500 menuju penurunan terbesar diantara 10 industri . Wells & Fargo dan Capital One Financial Corp. turun lebih dari 5% setelah S&P mengatakan peraturan yang lebih ketat dan volatolitas pasar yang lebih besar akan membatasi kemampuan mereka untuk membayar kredit. Indeks S&P 500 turun 2.6% menjadi 921.23. Dow Jones turun 3% menjadi 8,539.73 dan Russel 2000 -2.7% menjadi 512.72. Saham Exxon menjadi $71.05, crude oil futures menjadi $69.55, Freeport-McMoran Copper & Gold Inc. menjadi $50.93 dan Wells Fargo turun 5.1% menjadi $24.19.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Commodity: Gold (-0.21%) $934.2/oz, Light Crude Oil (-0.4%) $69.3/barel, Nickel (+2.4%) $15.225/ton, Tin (-0.7.%) $14.900/ton, CPO (-0.6%) 2.300 RMY, Coal (-7.7%) $70.8/ton.
Company Focus
BMRI: Re-Rating, TP Rp3,200 HOLD
Perkembangan ekonomi makro yang mulai menunjukkan perbaikan membuat kami melakukan upgrade atas valuasi BMRI dari SELL menjadi HOLD dengan perubahan TP dari RP 1,600 menjadi TP Rp3,200, atas faktor:
- Apresiasi rupiah
- Recovery pada harga CPO dunia
- Realisasi anggaran infrastruktur di bulan Juli
- Perang tarif yang mereda di sektor telekomunikasi
- Target restrukturisasi Rp3 tn atas kredit macet
Â
Economic & Industrial news
Automotive: Penjualan Motor Mei Naik 19% MoM
Penjualan motor nasional pada Me09 naik 19% MoM jadi 457.650 unit.
Economic: Infrastruktur Baru Terserap 2%
Hingga akhir Mei09, stimulus infrastruktur yang digelontarkan pemerintah sebesar Rp 12,2 triliun, sebagai antisipasi terhadap dampak krisis global hanya mampu terserap sekitar 2% atau Rp 244 miliar. Bahkan, di beberapa kementerian/lembaga (L/K) ada yang penyerapannya masih 0%.
Economic: 2010, Pemerintah Ajukan Utang Baru Rp25 T
2010, Pemerintah berencana mengajukan utang baru melalui penerbitan sukuk senilai Rp25 triliun. Underlying assets yang diusulkan meliputi aset-aset negara termasuk Gelora Bung Karno. Sementara itu, wakil ketua komisis XI menolak keras rencana penggunaan aset-aset negara sebagai Underlying assets.
Corporate news
PGAS: Pemerintah Tarik Dividen Khusus
Pemerintah akan meminta dividen khusus kepada PGAS hingga mendekati 100% dari laba bersih FY08 atau hingga di atas Rp500 miliar,seiring cukup kuatnya kas perseroan. Hal tersebut diungkapkan oleh seorang eksekutif yang mengetahui rencana tersebut. Namun, rencana tersebut masih menunggu RUPS pada 23 Juni09. Selanjutnya, Berdasarkan catatan Bisnis kas internal perseroan pada April09 naik jadi Rp4 triliun.
Â
BBRI: Terbitkan Subdebt Rp 2 T
BBRI akan menerbitkan subdebt sebesar Rp2 triliun pada 2H09, guna menambah likuiditas dan memperbesar modal perseroan. Jika terealisir, CAR perseroan akan naik 1% dari posisi Maret09 mencapai 14%.
Â
GGRM: Susilo Wonowidjojo Resmi jadi Presdir
Susilo Wonowidjojo resmi menjadi presiden direktur GGRM menggantikan Djajusman Surjowijono yang telah mengundurkan diri dari jabatannya pada 17 Feb09, sebagai langkah awal menghadapi rivalnya British American Tobacco PLC (BAT).
BUMI: Bakrie Capital Pernah Kuasai Pendopo
Berdasarkan data Dept. Hukum dan HAM , PT Bakrie Capital Indonesia di awal tahun ini masih menjadi pemilik PT Pendopo Energi Batubara. Dimana, Bakrie Capital memiliki 5,4 juta atau 90% saham Pendopo Energi. Sementara Lapkeu 1Q09 BNBR dan BUMI, Bakrie Capital memiliki 2,01% saham BNBR sedangkan BNBR memiliki 13,67% saham BUMI. Oleh karena itu, BNBR, BUMI dan Bakrie Capital masih memiliki hubungan afiliasi. Perseroan belum mau mengomentari terkait berita tersebut. Sementara itu, Bapepam dan BEI masih terus meneliti akuisisi BUMI terkait afiliasinya.
DGIK: Garap Proyek AUSAID di Bali Rp180 M
DGIK tengah menggarap proyek EINRIP (East Indonesia Road Improvement Project) berupa pengerjaan jalan Tohpati-Kusamba di Bali sepanjang 26 km senilai Rp 180 miliar. Pendanaan berasal dari Pemerintah Australia (AUSAID) dan ditargetkan proyek rampung pada 2010.
SMRA: Raih Pre-Sales Rp400 M
Hingga hari ini, SMRA memperoleh pre-sales sebesar Rp400 miliar yang berasal dari pendapatan dua perumahannya di Serpong Rp240 miliar dan sisanya di Kelapa Gading. Perseroan menargetkan penjualan FY09 sebesar Rp800 miliar. Selanjutnya, capex FY09 mencapai Rp100 miliar dari kas internal .
BRNA: Bagi Dividen Rp87/saham (yield 12,2%)
BRNA membagikan dividen FY08 sebanyak 52,8% atau senilai Rp87/saham (yield 12,2%). Perseroan menargetkan penjualan FY09 naik 11% yoy dari Rp479,93 miliar jadi Rp532,83 miliar dengan laba bersih naik 6% yoy dari Rp20,76 miliar jadi Rp22 miliar.
Sementara itu, perseroan berencana membangun pabrik baru di Tiongkok senilai Rp45 miliar. Pendanaan berasal dari pinjaman ICBC U$2 juta dan Hui Sang Bank RMB 10 juta serta kas internal RMB 5 juta.
MICE: Bagi Dividen Rp20/saham (yield 8%)
MICE membagikan dividen FY08 sebanyak 50,12% senilai Rp12 miliar atau Rp20/saham (yield 8%). Perseroan menargetkan penjualan FY09 naik di atas 15% jadi Rp354,05 miliar sedangakan laba bersih +15-20% jadi Rp27,53-28,73 miliar.
Selanjutnya akan menaikkan harga rata-rata semua produk konsumsi 7-8% yang efektif mulai Juni09 dan akan meningkatkan distribusi produknya ke India.
BHIT: Targetkan Pendapatan FY09 Naik 20% yoy
BHIT menargetkan pendapatan FY09 naik 20% yoy jadi Rp7,12 triliun, namun target laba bersih belum bisa diprediksi karena tergantung nilai tukar. Tahun ini, perseroan akan mengakuisisi sejumlah perusahaan media massa dan keuangan dan mengatakan kemungkinannya menjual kepemilikan sahamnya di sejumlah perusahah jika ada yang berminat menawar dengan harga bagus. Selanjutnya, Hary Tanoe resmi menjadi direktur utama perseroan.
Rumours
Harga saham SULI berpotensike Rp1.000-1.500/saham, seiring dekatnya batas waktu penebusan waran perseroan. Selain itu rencana ekspansi areal hutan dan tanaman kayu lapis serta pabrik pelekat dan pembangkit akan memicu harga sahamnya.
Harga saham MITI berpotensi ke Rp100-150/saham. Kabarnya, Sandiaga Uno tengah menyiapkan dana akuisisi perusahaan tambang batubara di Kalimantan.
Corporate Action
Cum dividen Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC) sebesar Rp15/saham. Ex dividen (23/6)
Cum dividen Sumi Indo Kabel Tbk (IKBI) sebesar Rp125/saham. Ex dividen (23/6)
Technical Picks
- BNBR (Rp 97): SELL
- TRUB (Rp 187): BUY
- BTEL (Rp 142): BUY.
(etr/qom)











































