Rupiah Kembali Terkulai

Rupiah Kembali Terkulai

- detikFinance
Selasa, 23 Jun 2009 17:34 WIB
Rupiah Kembali Terkulai
Jakarta - Nilai tukar rupiah belum juga sembuh dari keterpurukan. Namun penjagaan ketat dari Bank Indonesia (BI) mampu menekan volatilitas nilai tukar rupiah.

Pada perdagangan Selasa (23/6/2009), rupiah kembali melemah ke level 10.535 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 10.485 per dolar AS. Rupiah sempat menembus level terendah di 10.600 per dolar AS, sebelum rebound tipis.

Pelemahan rupiah terjadi seiring tekanan jual hebat yang terjadi di pasar saham. Lelang Surat Utang Negara (SUN) yang mencapai Rp 2,2 triliun tak mampu banyak membantu penguatan rupiah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara mata uang tunggal euro kembali melanjutkan pelemahannya seiring kekhawatiran tentang proyeksi ekonomi dan juga sektor perbankan Eropa. Di pasar Asia, euro melemah ke 1,3849 dolar, dibandingkan sebelumnya di level 1,3856 dolar. Euro juga melemah atas yen ke posisi 131,77 yen, dari sebelumnya di 132,84. Sedangkan dolar AS melemah ke 95,14 yen, dibandingkan sebelumnya di 95,86 yen.

Yen dan dolar AS kini sedang diuntungkan oleh persepsi investor yang sedang mencari tempat lindung terbaik di tengah pasar finansial yang kembali goyang. Apalagi Bank Dunia kemari merilis proyeksi pertumbuhan ekonomi yang menghempaskan harapan akan membaiknya pemulihan ekonomi.

"Investor keluar dari mata uang yang sensitif terhadap pertumbuhan global seperti dolar Australia dan Selandia baru, dan mencari 'safe haven' seperti yen dan dolar AS," ujar John Kyriakopoulos, analis dari NAB Capital seperti dikutip dari AFP.

(qom/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads