Kedua kubu itu akan berhadapan untuk mendapatkan posisi Direksi BEI dalam RUPS yang akan berlangsung Rabu (24/6/2009) di Hotel Dharmawangsa, Jakarta.
Paket direksi yang dipimpin Direktur Utama PT Panin Sekuritas I Made Rugeh Ramia bakal berhadapan dengan paket direksi yang dipimpin oleh Komisaris Utama PT Bahana Securities Ito Warsito.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menjelang RUPS, paket Ito kembali menggelar pertemuan untuk mempertegas program kerjanya.
"Hari ini kami undang beberapa anggota bursa untuk bertemu dan mengakhiri masa kampanye kami, tidak ada hal yang baru, kami cuma ingin menekankan beberapa hal dalam program kerja kami di bursa nanti," kata Ito dalam perbincangan dengan wartawan di Graha Niaga, Jakarta, Selasa (23/6/2009).
Beberapa program kerja yang akan menjadi perhatian utama paket Ito antara lain adalah mengenai sistem teknologi informasi bursa, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan melibatkan secara mendalam Self Regulatory Organization (SRO) beserta anggota bursa dalam menyusun peraturan di pasar modal.
"Pengembangan sistem IT tidak hanya untuk SRO melainkan juga anggota bursa secara keseluruhan. Sistem operasional harus dilandaskan pada IT begitupun dengan sistem risk management, kedepannya agar para AB (anggota bursa-red) punya daya saing dan kredibilitas tinggi," katanya.
Ito menargetkan, hingga akhir masa kepemimpinan direksi BEI pada 2012, jumlah investor ritel di pasar modal akan mencapai 1% dari total jumlah penduduk Indonesia.
"Paling tidak akan ada 2,3 juta investor hingga akhir tahun ketiga, atau lebih tepatnya 1% dari total penduduk Indonesia," kata Ito.
Untuk mencapai target jumlah investor tersebut, menurut Ito, pihaknya akan melakukan kampanye secara langsung melalui anggota bursa dan Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI).
"Selain itu kita juga akan meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia kita yang ada dan potensinya," jelasnya.
Keterlibatan SRO dan AB dalam penyusunan peraturan pasar modal menjadi salah satu hal yang akan ditingkatkan intensitasnya oleh Paket Ito.Β Tujuannya, kata Ito, selama ini SRO dan AB hanya pasif dan menerima setiap peraturan yang dikeluarkan Bapepam-LK.
"Ini kan untuk mengatur mereka sendiri, Bapepam hanyalah sebagai pengawas," ujar Ito.
Ia juga menambahkan, dalam penyusunan peraturan pasar modal, pihaknya akan membuat aturan yang market friendly dan meminimkan resiko yang timbul akibat adanya penyalahgunaan wewenang (fraud).
"konkritnya kita lindungi investor dengan menjamin kerugian mereka akibat terjadinya fraud, fokusnya pada investor kecil," katanya.
Selain jumlah investor, Ito juga memproyeksikan kapitalisasi pasar hingga akhir periode kepemimpinan direksi BEI pada 2012 akan mengalami peningkatan 2-3 kali lipat dari sekarang.
"Selain diperoleh dari pertumbuhan generic dari emiten-emiten yang ada, kita juga mendorong emiten besar lain terutama BUMN untuk segera go public," ujar dia.
Sementara paket Rugeh beberapa waktu lalu telah mengumumkan 8 langkah untuk menyempurnakan BEI.
Siapa pemenangnya?
(dro/qom)











































