Market Flash eTrading

Market Flash eTrading

- detikFinance
Rabu, 24 Jun 2009 09:31 WIB
Market Flash eTrading
Jakarta - Dow Jones: Dolar terdepresiasi paling dalam selam enam minggu terakhir terhadap euro dan membuat minyak, gasoline, emas dan gula naik di tengah spekulasi bahwa The Fed akan memperkeras harapan untuk kenaikan suku bunga tahun ini. Mata uang US melemah sebesar 1.75% menjadi $1.4108 per euro, dolar turun 0.7% menjadi 95.22 yen. The Fed kemungkinan akan mempertahankan target tingkat suku bunga antar bank dan melanjutkan program $300 miliar pembelian treasury. Crude oil naik lebih dari $1 per barel, gasoline naik untuk pertama kalinya dalam lima hari dan emas serta perak turut naik. Crude oil untuk pengiriman Agustus naik menjadi $1.74, gasoline utuk pengiriman bulan Juli naik menjadi $1.8932 per gallon, emas untuk pengiriman bulan Agustus menjadi $924.3 per ons, perak untuk pengiriman Juli naik menjadi $13.845 dan gula melonjak ke level tertinggi dalam tiga tahun terakhir.

Indeks S&P +0.2% menjadi 895.10, Dow Jones -0.2% menjadi 8.322,91 dan Nasdaq turun menjadi 1,764.92.

Regional Pagi: Saham Jepang naik dipimpin oleh perusahaan energi setelah harga komoditas rebound. Mitsubishi Corp. naik 1.3%, Mitsui & Co. +1%, Inpex Corp. +1.7% sedangkan Shinsei Bank Ltd. -1.3% setelah Credit Suisse Group memberikan rating netral. Indeks Nikkei naik 0.4% menjadi 9,591.51 dan indeks Topix naik 0.4% menjadi 905.18. Crude oil dan copper naik untuk pertama kalinya dalam tiga sesi setelah dolar melemah. Nikkei 225 (+0.3%) 9,582.28 pada awal sesi Rabu (24/6) dan Topix (+0.2%) 903.40, dengan penguatan pada produsen otomotif menyusul laporan penjualan dan produksi yang membaik pada Mei. Nissan Motor (+1.6%) dan Toyota Motor (+1.1%). KOSPI INDEX (-0.07%) 1,359.53 S&P/ASX 200 INDEX (-0.11%) 3,792.70. Straits Times (+0.45%) 2,236.19.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Commodity: Harga minyak menurun lebih dari 1% setelah industri menunjukkan kenaikan pada persediaan bahan bakar AS dan penurunan tipis pada persediaan minyak. Harga minyak untuk bulan Agustus turun 78 sen (-1.1%) menjadi US$68.46/ barrel di NYMEX. Kemarin, harga minyak menguat 2.6% menjadi US$69.24/barrel. Gold (+0.05%) $924.8/oz, Light Crude Oil (-1.1%) $68.5/barel, Nickel (-3.1%) $14750/ton, Tin (-1.9.%) $14.525/ton, CPO (+6.1%) 2.298 RMY.
 

Awaken of 10 years’ cycle

Kami meng-upgrade target price untuk semen sebagaimana kami melihat potensi dari short-term katalis termasuk pinjaman KPR dan pengeluaran pemerintah untuk pemilu. Rekomendasi kami SMCB dengan TP Rp.1.300, diikuti dengan SMGR, Buy dengan TP Rp.5.400 dan INTP, Hold dengan TP Rp.6.800. Kami merekomendasikan proporsi portofolio dengan komposisi SMCB 38%, SMGR 31% dan INTP 31%.

Economic & Industrial news

Commodity: Penjualan CPO 1H09 Diprediksi U$7,87 M
Bursa Berjangka Indonesia (BBJ) memprediksi penjualan CPO pada 1H09 sebesar U$7,87 miliar atau Rp82,52 miliar dengan asumsi harga CPO U$700/ton. 

Commodity: Harga Baja Merosot 64,888%
Hingga pengujung 2Q09, pasar baja dunia belum juga menggeliat, bahkan sebaliknya harga komoditas ini semakin terjerembab ke level terendah dalam 12 bulan terakhir. Jika dibandingkan dengan titik tertinggi pada Juli 2008 yang sempat menembus US$ 1.125 per ton, harga baja-khususnya baja canai panas (hot-rolled-coils/HRC) pada Mei 2009 terpangkas 64,88%.

Sementara itu, pemanfaatan kapasitas terpasang (utilisasi) nasional sejak 4Q08 hingga di pengujung 2Q09 masih berada pada level terendah sejak 3 tahun terakhir yakni berada pada 35%-40%. Utilisasi yang rendah terjadi merata di seluruh subsektor industri baja.

Banking: Rasio NPL KUR Terus Meningkat
Rasio kredit macet/NPL (non-performing loan) KUR (kredit usaha rakyat) terus membengkak. Per Mei, sudah mencapai 5.27% lebih tinggi dari bulan April 4.21%. Naiknya NPL KUR selain disebabkan oleh makro ekonomi yang memburuk, juga disebabkan debitur KUR tidak memiliki kepastian soal tempat berusaha dan gagal panen.

Comment: BBRI memiliki eksposur terbesar KUR dengan penguasaan 65% market share, disusul BMRI dan BBNI masing-masing 12%. Dengan sifat pinjaman KUR 70% dijamin oleh Askrindo dan Jamkrindo, NPL KUR akan ter-offset oleh ekspansi target kredit BBRI 22-25% tahun ini.

Japan: Impor Batubara Mei Anjlok 31,6% yoy
Menteri Keuangan mencatat impor batubara Jepang di Mei09 turun 31,6% yoy jadi 10,7 juta metrik ton.

Corporate news

PGAS: Bagikan Dividen Rp41,74/saham (yield 1,43%)
PGAS membagikan dividen FY08 sebanyak 98,65% senilai Rp1 triliun atau Rp41,74/saham (yield 1,43%). Selanjutnya, capex FY09 sebesar US$ 250 juta atau Rp 2,6 triliun yang berasal dari pinjaman bank (40%) dan kas internal Rp 1,6 triliun. Saat ini, kas perseroan mencapai US$ 530 juta atau Rp 5,5 triliun. Sementara itu, perseroan menargetkan memasok gas sebanyak 700-800 MMSCFD pada 2009.

BUMI: Gelar RUPS Bahas Nego Ulang Harga Fajar
BUMI menyatakan hingga saat ini negosiasi dengan Ancara Properties Ltd belum mencapai kesepakatan soal harga baru akuisisi Fajar Bumi. Namun, perseroan memberi batas waktu kepada Ancara hingga Jumat ini untuk mengambil keputusannya. Perseroan akan menggelar RUPS pada 26 Juni09 salah satunya membahas akuisisi Fajar Bumi.

MEDC: Bagi Dividen US$ 0,015/saham
MEDC membagikan dividen FY08 sebanyak 17,84% senilai US$ 50 juta atau US$ 0,015 /saham yang akan dibagikan pada 21 Agustus 09. Perseroan akan melunasi pinjaman senilai Rp1,3 triliun pada 12 Juli 09 yang berasal dari kas internal. Selanjutnya, perseroan tengah mengkaji skema pendanaan untuk melunasi utangnya tahun depan, salah satunya menjual saham treasury. Perseroan juga masih mencari dana senilai U$1 miliar untuk mendanai tujuh proyek utamanya senilai U$1,5 miliar hingga 2013.

Economic: Unilever Indonesia, Perusahaan Paling Dikagumi
Survei Asia 200 oleh The Wall Street Journal Asia menempatkan Unilever Indonesia dalam urutan pertama sebagai perusahaan yang paling dikagumi di Indonesia. Posisi tersebut diperoleh Unilever Indonesia untuk kategori produk dan layanan berkualitas tinggi, inovasi dalam memenuhi kebutuhan konsumen, dan visi jangka panjang manajemen.

MEDC: Proyek Sarulla Terancam Batal
Proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi (PTLP) Sarulla di Kab. Tapanuli Utara terancam batal dibangun. Pasalnya, hingga kini negosiasi harga jual listrik antara PLN dan MEDC belum juga mencapai kesepakatan.

ARTI: Cari Utang U$18 Jt
ARTI akan mencari pinjaman bank sebesar U$18 juta untuk mengakuisisi perusahaan migas di Binjai, Sumut senilai U$20-30 juta. Perseroan menganggarkan U$500 juta hingga 4 tahun mendatang untuk membangun infrastruktur Indo Asia seperti dermaga, jalan, dan perumahan pekerja. Capex FY09 sebesar U$150 juta untuk mengakuisisi sejumlah lapangan migas dan ekspansi bisnis properti.

ELTY: Pullman Bali Legian Terjual 70%
ELTY menyatakan tingkat penjualan unit kondotel (kondominium hotel) di Pullman Bali Legian mencapai 70% dari posisi akhir 26 Mei 2009 yang sebelumnya hanya 57% dari 280 unit yang dijual. ELTY menaikkan nilai investasi Pullman dari Rp240 miliar menjadi Rp270 miliar untuk upgrade kelas kondotel dari bintang empat ke bintang lima. Namun jadwal pengoperasian mundur menjadi 9 September 2009 (9-9-09) dari sebelumnya pada bulan Juli 2009.

Comment: Pullman merupakan kondotel (hotel strata title) dimana terdiri dari 360 unit. 280 unit untuk dijual dan 80 unit untuk dijadikan recurring income ELTY dimasa depan. Dengan asumsi selling price/unit Rp1.5M, dan rent rate/night Rp5 juta, kami menilai nilai investasi Pullman Rp242 miliar dengan IRR 47%. ELTY, BUY TP Rp500.

BLTA: Jadwal Pembagian Dividen Rp5
Berikut jadwal pembagian dividen BLTA 2008 Rp5/saham :
Cum dividen: 13 Juli09
Ex dividen: 14 Juli09
Recording date: 16 Juli9
Payment date: 31 Juli09

Market Flash

US : Penurunan terdalam dolar dalam 6 minggu, minyak dan emas naik

Company Focus
Cement: Awaken of 10 years’ Cycle – Top-Pick is SMCB, BUY, TP:Rp1,300

News Highlight
Economic News
Commodity: Penjualan CPO 1H09 Diprediksi U$7,87 M
Commodity: Harga Baja Merosot 64,888%
Banking: Rasio NPL KUR Terus Meningkat

Corporate News

PGAS: Bagikan Dividen Rp41,74/saham (yield 1,43%)
BUMI: Gelar RUPS Bahas Nego Ulang Harga Fajar
MEDC: Bagi Dividen US$ 0,015/saham
Economic: Unilever Indonesia, Perusahaan Paling Dikagumi
MEDC: Proyek Sarulla Terancam Batal
ARTI: Cari Utang U$18 Jt
ELTY: Pullman Bali Legian Terjual 70%
BLTA: Jadwal Pembagian Dividen Rp5,-

Rumours

Dikabarkan, TRUB berhasil meraih proyek PLN senilai Rp2 triliun selama lima tahun. Selain itu, dikabarkan rencana investor strategis menawar saham perseroan seharga Rp225-250/saham akan memicu penguatan saham TRUB. (investor/fz)

Harga saham DEWA berpotensi ke Rp250/saham. Kabarnya, perseroan akan masuk konsorsium Nortrstar-Amstelco untuk membeli 10% saham Newmonta. (investor/fz)

Corporate Action

Cum dividen Metrodata Electronics Tbk (MTDL) sebesar Rp1/saham. Ex dividen (25/6)

Technical Picks

ELTY (Rp 250) – SELL
AALI (Rp 17.500) – BUY
SMGR (Rp 4.650) – BUY
MEDC (Rp 2.750) – Buy on Weakness


(etr/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads