Hal ini disampaikan Direktur Keuangan Jasa Marga Reynaldi Hermansjah di Kantor Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jalan Medan Merdeka Selata, Jakarta, Rabu (24/6/2009).
“Target pendapatan hingga akhir Juni sekitar Rp 1,3 Triliun, mudah-mudahan bisa tercapai,” ujar Reynaldi.
Reynaldi mengakui, pendapatan Jasa Marga selama semester satu memang selalu dibawah 50 persen dari target akhir tahun. Lebih kecil dari pendapatan semester II.
“Semester I selalu dibawah 50 persen dari semester II selalu begitu siklusnya. Karena biasanya semester I banyak libur dan itu berpengaruh pada trafik,” ungkapnya.
Reynaldi menjelaskan, hingga saat ini dari Rp 4,7 triliun belanja modal alias capital expenditure (capex) yang dialokasikan, baru sekitar Rp 1 triliun yang sudah diserap. Dana tersebut digunakan untuk kegiatan operasional perusahaan.
“Kita (capex) sudah ada yang terpakai sekitar Rp 1 triliun untuk kegiatan operasional perusahaan dan perawatan rutin. Sementara untuk pembebasan lahan, kami gunakan dana talangan pemerintah melalui Badan Layanan Umum (BLU),” jelasnya.
(epi/ang)











































