Wall Street Biasa-biasa Usai Pertemuan The Fed

Wall Street Biasa-biasa Usai Pertemuan The Fed

- detikFinance
Kamis, 25 Jun 2009 07:02 WIB
 Wall Street Biasa-biasa Usai Pertemuan The Fed
New York - Hasil dari pertemuan 2 hari Bank Sentral AS (Federal Reserve/The Fed) tidak banyak membawa kejutan. Saham-saham di Wall Street pun bergerak biasa-biasa saja, bahkan indeks Dow Jones hanya melemah tipis.

Investor merasa tidak mendapatkan banyak dorongan karena pernyataan The Fed dalam pertemuan kali ini tidak banyak berubah dibandingkan pernyataan dari pertemuan The Fed terakhir kali pada 29 April lalu. The Fed mengulangi pernyataan soal outlook perekonomian dan mempertahankan kebijakan suku bunga rendahnya di kisaran 0-0,25%.

Semula saham-saham bergerak positif sebelum keluarnya hasil pertemuan setelah data order barang-barang tahan lama yang mengalami lonjakan. Namun setelah pernyataan dari The Fed, saham-saham justru bergerak berbalik arah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pergerakan melemah ini mengikuti pernyataan kebijakan FOMC yang terakhir," ujar analis dari Briefing.com seperti dikutip dari AFP, Kamis (25/6/2009).

Pada perdagangan Rabu (24/6/2009), indeks Dow Jones ditutup melemah 23,05 poin (0,28%) ke level 8.299,86. Indeks Standard & Poor's 500 naik 5,84 poin 0,65%) ke level 900,94 dan Nasdaq naik 27,42 poin (1,55%) ke level 1.792,34.

Pasar obligasi mengalami tekanan jual karena investor kecewa The Fed tidak emngumumkan apakah akan mempercepat atau menambah rencananya membeli surat berharga pemerintah. Harga surat berharga berjangka 10 tahun turun dengan yield melonjak ke 3,70% dari 3,63%.

"Saya kira orang-orang yang semula berharap pada program pembelian obligasi akan berubah," ujar Stephen Massocca, managing director Wedbush Morgan seperti dikutip dari Reuters.

Perdagangan berjalan sangat rendah, di New York Stock Exchange mencapai 1,10 miliar lembar saham di bawah rata-rata tahun lalu yang sebanyak 1,49 miliar. Sementara di Nasdaq, transaksi mencapai 2,18 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu yang sebanyak 2,28 miliar.

Harga Minyak Turun Lagi

Sementara harga minyak mentah dunia kembali turun seiring menguatnya dolar AS dan data cadangan minyak yang cukup beragam.

Kontrak utama minyak light pengiriman Agustus turun 57 sen menjadi US$ 68,67 per barel. Sementara minyak Bernt pengiriman Agustus turun 47 sen menjadi US$ 68,33 per barel.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads