IHSG Loncat ke 2.038, Rupiah Menguat

Sesi Siang

IHSG Loncat ke 2.038, Rupiah Menguat

- detikFinance
Kamis, 25 Jun 2009 12:12 WIB
IHSG Loncat ke 2.038, Rupiah Menguat
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menembus level psikologis 2.000 mengikuti arah bursa regional. Nilai tukar rupiah pun ikut membaik.

Bursa-bursa regional menutup sesi pagi perdagangan hari ini dengan penguatan, setelah Bank Sentral AS (The Fed) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga rendahnya di kisaran 0-0,25%. Meski keputusan itu direspons biasa-biasa saja oleh Wall Street, namun bursa regional justru hingar bingar.

Indeks Hang Seng di Bursa Hong Kong menutup sesi pagi dengan penguatan hingga 388,56 poin (2,17%) ke level 18.280,71. Indeks Nikkei-225 di Bursa Tokyo juga menutup sesi I dengan kenaikan 151,55 poin (1,58%) ke level 9.741,87.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara IHSG pada perdagangan Kamis (25/6/2009) sesi I, ditutup menguat hingga 42,612 poin (2,14%) ke level 2.038,286. Indeks LQ 45 juga naik 9,636 poin (2,49%) ke level 397,115. IHSG sempat menembus level tertingginya di 2.040. Sementara rupiah menguat ke Rp 10.285 per dolar AS.

"Pasar Asia mayoritas menguat dipimpin oleh saham sektor komoditas dan kesehatan, meskipun uji coba nuklir di Korea Utara pagi tadi membuat indeks HSI, Shanghai dan Kospi (Asia Timur) terkoreksi," jelas CIMB-GK Securities dalam catatannya.

Perdagangan di seluruh pasar mencatat frekuensi 70.033 kali dengan volume 4.289 juta lembar saham senilai Rp 2,605 triliun. Sebanyak 141 saham naik, 40 saham turun dan 45 saham stagnan.

Saham PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) memimpin penguatan IHSG hari ini setelah mencatat kenaikan harga hingga Rp 800 menjadi Rp 11.550.

Saham-saham perbankan juga menikmati gain tinggi seperti BRI (BBRI) naik Rp 250 menjadi Rp 6.350, BNI (BBNI) naik Rp 70 menjadi Rp 1720, Bank Danamon (BDMN) naik Rp 200 menjadi Rp 4825, BCA (BBCA) naik Rp 100 menjadi Rp 3750, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 50 menjadi Rp 3275.

Sedangkan saham-saham lain yang berada di jajaran top gainer antara lain Bumi Resources (BUMI) naik Rp 60 menjadi Rp 1910, Telkom (TLKM) naik Rp 150 menjadi Rp 7550, Astra International (ASII) naik Rp 350 menjadi Rp 23.700, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 900 menjadi Rp 20.000, Adaro (ADRO) naik Rp 60 menjadi Rp 1240.

Saham-saham yang berada di jajaran top loser antara lain, Enseval Putra Mega Trading (EPMT) turun Rp 10 menjadi Rp 840, Eterindo Wahanatama (ETWA) turun Rp 15 menjadi Rp 220, Sinar Mas Multiartha (SMMA) turun Rp 10 menjadi Rp 1.030.





(qom/lih)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads