Angin profit taking siap menyapa perdagangan saham Jumat (26/6/2009), setelah penguatan IHSG yang sangat signifikan pada 2 hari terakhir perdagangan. Apalagi kemarin IHSG masih melonjak hingga menembus level 2.000.
Namun angin positif datang dari penguatan Wall Street yang cukup signifikan. Pada perdagangan Kamis (25/6/2009), indeks Dow Jones industrial averaga (DJIA) naik 172,54 poin (2,08%) ke level 8.472,40. Penguatan Wall Street terjadi setelah adanya revisi pertumbuhan ekonomi AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Investor di lantai Bursa Indonesia akan terus mencermati gerak bursa-bursa regional pada akhir pekan ini. Demikian pula gerak harga minyak mentah dunia yang kemarin kembali menembus US$ 70 per barel.
Namun penguatan IHSG sudah akan berada pada ruangan yang terbatas. Saham-saham unggulan berpotensi untuk mengalami koreksi setelah kemarin mencatat rebound besar.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas:
Bursa regional Asia kemarin bergerak menguat seiring dengan optimisme bahwa kontraksi ekonomi global yang mulai mereda. Pemulihan ekonomi juga mulai tampak dari membaiknya indikator perekonomian di samping juga kenaikan harga komoditas. Rally naik yang begitu signifikan dalam 2 hari perdagangan terakhir tentu membawa IHSG pada kondisi yang rentan akan profit taking. Meski sinyal menguat masih berlanjut, kami melihat ruang untuk naik sudah relatif terbatas dalam jangka pendek. Kami perkirakan IHSG akan menguji level 2.069 pada hari ini.
Level support berada di 2.020. Pilihan trading pada saham consumer goods, properti, dan perbankan.
Optima Securities:
Indeks menguat 49 poin menembus resistance di level 2.020 didorong oleh sektor properti dan keuangan yang menguat di atas 3%. Penguatan kedua sektor tersebut karena adanya ekspektasi pengumuman inflasi yang rendah pada minggu depan, sehingga suku bunga bisa turun lagi. Posisi IHSG saat ini cukup netral karena tepat berada di middle band dengan support-resistance: 2.000-2.060.
(qom/qom)











































