Hingga akhir tahun 2008, perseroan sudah membukukan laba bersih sebesar Rp 102 miliar. Dengan begitu total dividen yang dibagikan mencapai Rp 30,6 miliar.
Menurut Direktur Utama TRIO Sugiono Wiyono, sisa laba bersih yang didapat perseroan akan digunakan untuk memperkuat struktur modal tahun ini.
"Kita akan gunakan untuk pengembangan bisnis dengan melihat berbagai kesempatan yang ada tahun ini," katanya usai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) di Grand Indonesia, Jakarta, Jumat (26/6/2009).
Salah satu ekspansi yang akan dilakukan perseroan antara lain mulai menjajaki penjualan komputer mini (netbook) di triwulan III-2009 melalui kerjasama dengan produsen Acer.
"Acer sudah komitmen, tapi akan ada merek lain dalam waktu dekat," ujarnya.
Menurutnya, pasar netbook di Indonesia saat ini berkembang sangat pesat. Emiten berkode TRIO itu mulai merambah industri netbook karena masih dekat dengan bisnis inti perseroan.
Ia mengatakan, penjualan netbook serta aksesorisnya tersebut diharapkan bisa menyumbang 10% ke total pendapatan perseroan tahun 2010 nanti.
Hingga akhir tahun 2009, perusahaan swasta itu menargetkan bisa meraup penjualan sebesar Rp 6,4 triliun. Angka tersebut meningkat sekitar 20,7% dari perolehan pendapatan tahun 2008 sebesar Rp 5,3 triliun.
Saat ini saham perseroan yang telah ditempatkan, disetor penuh dan dicatatkan sebanyak 4,45 miliar lembar saham dengan nilai Rp 100 per lembar atau setara dengan Rp 445 miliar.
(ang/dnl)











































