IHSG Siap Menguat Terbatas

IHSG Siap Menguat Terbatas

- detikFinance
Selasa, 30 Jun 2009 07:33 WIB
IHSG Siap Menguat Terbatas
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungn (IHSG) kemarin ditutup hanya melemah tipis dalam perdagangan yang sunyi. Namun penguatan bursa-bursa regional pada hari ini diharapkan mampu memberikan angin segar.

Investor memang tidak terlalu banyak mengambil posisi menunggu pengumuman Badan Pusat Statistik soal inflasi pada Rabu besok. BPS memperkirakan inflasi Juni bergerak di kisaran 0,1-0,5%.

Transaksi yang tidak terlalu ramai diprediksi akan terus berlangsung hingga perdagangan Selasa (30/6/2009) ini. Meski ada peluang untuk menguat, namun diperkirakan transaksi tidak akan terlalu marak, dengan jangkauan penguatan yang tidak terlalu lebar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saham-saham komoditas kembali akan menjadi 'raja' setelah harga minyak mentah dunia melambung. Kontrak utama minyak light pengiriman Agustus kemarin melonjak 2,33 dolar menjadi US$ 71,49 per barel. Sementara minyak Brent pengiriman Agustus naik 2,07 dolar menjadi US$ 70,99 per barel.

Investor juga terdorong oleh menguatnya Wall Street dan bursa-bursa regional. Aksi window dressing dan lonjakan harga minyak mentah dunia yang menembus US$ 71 per barel sebelumnya telah membuat Wall Street menguat. Indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup naik 90.99 poin (1,08%) ke level 8.529,38.

Bursa Tokyo juga mengekor penguatan Wall Street. Indeks Nikkei-225 membuka perdagangan Selasa ini dengan penguatan 114,80 poin (1,17%) ke level 9.98,27.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

Optima Securities:

Indeks kembali melemah tipis 6 poin keposisi 2.033 dipicu turunya saham Telkom hingga 2,6%. Transaksi juga tipis menandakan investor masih wait & see keadaan bursa di luar dan rilis data ekonomi.

Antisipasi data inflasi bulan Juni yang diperkirakan 3,8% (yoy) bisa membawa harapan BI rate kembali turun ke level 6.75%. Makin rendahnya suku bunga tersebut investor bisa mencermati sektor perbankan dan properti. Selanjutnya IHSG masih sideways di kisaran
2.020-2.050.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads