Market Flash eTrading

Market Flash eTrading

- detikFinance
Selasa, 30 Jun 2009 09:49 WIB
Market Flash eTrading
Jakarta - Selamat pagi, channel check saya memperkuat keyakinan saya Indonesia atau Asia akan lebih cepat recover dari pada Amerika dan Eropa. Diskusi saya dengan pemilik toko handphone dan bisnisman muda yang dimana juga termasuk teman saya mengatakan. Untuk dua bulan terakhir ini mereka telah menjual 300 hand-phone Blackberry untuk satu unit toko 2x2 meter. Penjualan ini meningkat 300% dibandingkan bulan sebelumnya. Apakah ini reversal dari bottom dan consumer spending mulai meningkat atau euphoria dari teknologi. Saya melihatnya, Indonesia lebih resilient dari krisis global kali ini. Sementar bisnisman akan memulai usahanya setelah pemilu 8 Juli 2009, ini sudah menjadi trend dan tradisi dari Indonesia meskipun bisnis yang di jalani belum tentu berhubungan banyak dengan pemilu tersebut. Jadi intinya, maket Indonesia dan Asia akan mulai bergerak naik di kuartal ke tiga dari target chart index kita, kita merekomendasikan IHSG akan bergerak menuju 2,300 setelah penembusan level 1,900.

Dow Jones: Treasuri naik untuk ketiga harinya dengan 10-year yields menyentuh level terendah dalam satu bulan ditengah tingginya permintaan investor terhadap asset US dolar. Yields jatuh setelah gubernur bank sentral Cina mengatakan bahwa sekarang negaranya melekat pada kebijakan mata uang negara asing. Yield 10-year notes turun menjadi 3.48% sedangkan 30-year bond yields menyentuh level 4.27%. Data perekonomian US menunjukkan ekonomi turun 5.5% pada kuartal pertama dan laporan yang akan di keluarkan pada 2 Juli mendatang kemungkinan akan menunjukkan tingkat pengangguran naik menjadi 9.6%. CIBC World Market Plc., Deutsche Bank AG, Bank of America Corp. dan Wells Fargo & Co. memperkirakan US dolar akan naik lebih dari 4% hingga 31 Desember mendatang. The Fed memiliki treasuri dari bank sentral dan institusi Cina hingga Norway sebesar $257.2 miliar atau naik 15%.

Indeks S&P ditutup naik 0.91% menjadi 927.23 dan Dow Jones ditutup naik 1.08% menjadi 8,529.38. Saham eBay Inc. -0.52% menjadi $17.27, Bank of America +0.61% menjadi $13.22.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Regional Pagi: Bursa Asia menguat pada hari ini, dengan penguatan paad Wall Street dan seiring saham energi menguat oleh tingginya harga minyak. Di Australia, saham ritel ditopang oleh meningkatnya laba dari David Jones. Risk appetite meningkat kembali, setelah DJIA (+1.1%) dan harga minyak di NYMEX berada di level tertinggi sejak 2 minggu terakhir. NIKKEI 225 (+2.13%) 9,991.69; KOSPI INDEX (+1.37%) 1,407.49; S&P/ASX 200 INDEX (+1.64%) 3,950.50; Straits Times (+1.59%) 2,354.05.

Commodity: Harga minyak sedikit berubah yang berada di atas US$ 71 setelah menguat kemarin saat serangan dari militan Nigeria untuk menutup operasi Royal Dutch Shell Plc, mengurangi produksi dari produsen terbesar di Afrika. Harga minyak untuk pengiriman bulan Agustus turun 3 sen menjadi $71.46/barel di NYMEX. Kemarin, harga minyak (+3.4%) $71.49/ barrel, level tertinggi sejak 12 Juni. Gold (-0.06%) $940.1/oz, Crude Oil (+0.6%) $71.9/barel, Nickel (+2.9%) $15.895/ton, Tin ( +0.4%) $14.7158/ton, CPO (-2.4%) 2.270 RMY.

Economic & Industrial news

Economic:Perusahaan Tambang Asing Harus Divestasikan 20% Saham
Perusahaan tambang asing yang sudah 5 tahun berproduksi harus mendivestasikan 20% sahamnya kepada pemerintah. Divestasi tersebut harus dilakukan selama 4 tahun. Hal itu sesuai dengan aturan UU Minerba Nomor 4 tahun 2009 pasal 112 ayat 1.

Economic: Inflasi Juni Diprediksi Hanya 0.46% MoM dan 4% YoY
Konsensus memprediksi inflasi Juni pada kisaran 0.1%-0.4% MoM dan 3.7%-4.0% YoY sementara itu BI memprediksi inflasi Juni akan mencapai 0.15% MoM dan 3.8% YoY.

Comment: Rendahnya angka inflasi berpeluang terhadap penurunan BI rate 25bps menjadi 6.75%. Rendahya inflasi disebabkan tidak adanya tekanan signifikan pada harga-harga kebutuhan pokok disamping terjaganya supply beras. Selain itu penurunan inflasi disebabkan penguatan rupiah 1.8% Ytd sehingga menekan potensi imported inflation.

Corporate news
HEXA: Bagi Dividen Rp132/saham (yield 5,5%)
HEXA menetapkan dividen tunai dua kali sebesar Rp132/saham (yield 5,5%) meliputi dividen tahunan Rp109/saham dengan payment date 7 Agus09 dan kuartalan Rp23/saham pada 10 Sept09. Perseroan memprediksi penjualan pada April09-Maret10 sebesar U$189,43 juta atau Rp1,89 triliun dengan menjual 1.121 unit alat berat. Selanjutnya, pendapatan FY09 ditargetkan U$189,43 juta atau Rp1,89 triliun, dikontribusi dari penjualan alat berat.

ANTM: Revisi Nilai Dividen jadi Rp57,46/saham
ANTM merevisi nilai dividen FY08 jadi Rp57,46/saham dari semula Rp57,37/saham, berdasarkan perhitungan saham yang di-buyback perseroan tidak dihitung memperoleh dividen.

MEDC: Anak Usaha Akuisisi 2 Perusahaan Batubara
MEDC melalui anak usahanya PT Medco Energi Mining mengakuisisi dua perusahaan batubara terafiliasi senilai U$886.013 yakni PT Duta Tambang Sumber dan PT Duta Tambang Rekayasa pada 26 Juni09. Akuisisi ini dilakukan sebagai langkah perseroan masuk ke bisnis batubara.

KARK: Peroleh Kontrak U$425 Jt
Hingga Mei09, KARK memperoleh kontrak penjualan batubara sebesar U$425,04 juta dengan volume 9,16 juta metrik ton meliputi pasar domestik 2,4 juta MT dan ekspor 6,76 MT. Kontrak tersebut akan direalisasikan dalam 24 bulan mendatang. Capex FY09 sebesar Rp93 miliar untuk membiayai kontrak-kontrak yang diperoleh.

FREN: Restrukturisasi Obligasi Disepakati
AKhirnya, FREN menyepakati tawaran pemegang obligasi terkait restrukturisasi utang obligasi Rp675 miliar. Oleh karena itu, aset perseroan yang dijaminkan tidak disita.

ATPK: Jajaki Investor Strategis
ATPK tengah menjajaki dua investor strategis dalam maupun luar negeri untuk pengembangan batubara. Perseroan membutuhkan modal kerja minimal Rp100 miliar. Selanjutnya, perseroan akan rights issue senilai Rp73 miliar.

BACA: Rights Issue 70% Saham
BACA akan melakukan rights issue sebanyak 70% saham kepada publik. PT Danatama Sekuritas menjadi penjamin emisi dan pembeli siaga dalam aksi korporasi itu. BACA mengincar dana sekitar Rp 300 miliar dari right issue yang ditargetkan batas akhir dana masuk pada 21 Juli 2009. Corporate Secretary Bank Capital Isbandia mengatakan saham pengendali bank tersebut akan tergerus hingga 20%, tetapi masih menjadi mayoritas karena right issue dilakukan kepada publik.

Market Flash
US : Treasuri US naik

News Highlight

Economic & Industrial News
Economic: Perusahaan Tambang Asing Harus Divestasikan 20% Saham
Economic: Inflasi Juni Diprediksi Hanya 0.46% MoM dan 4% YoY

Corporate News
HEXA: Bagi Dividen Rp132/saham (yield 5,5%)
ANTM: Revisi Nilai Dividen jadi Rp57,46/saham
MEDC: Anak Usaha Akuisisi 2 Perusahaan Batubara
KARK: Peroleh Kontrak U$425 Jt
FREN: Restrukturisasi Obligasi Disepakati
ATPK: Jajaki Investor Strategis
BACA: Rights Issue 70% Saham

Rumours

Harga saham AMAG berpotensi Rp150/saham. Kabarnya, Allianz Suisse akan mengakuisisi saham perseroan dan akan dibagikannya dividen.

Harga saham LMAS berpotensi ke Rp90-100/saham. Dikabarka, perseroan meraih proyek baru sebagai penyedia akses ke pasar modal setelah bekerja sama dengan ISAT. Selain itu kabar investor India yang akan menjalin kerjasama dengan perseroan. (investor/fz)

Corporate Action
Cum dividen Cowell Development Tbk (COWL) sebesar Rp1,79/saham. Ex dividen (1/7)
Cum dividen Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC) sebesar Rp39/saham. Ex dividen (1/7)

Technical Picks
BBRI (Rp 6.600) – Sell on Strength
BDMN (Rp 4750) – BUY
MEDC (Rp 3.025) – BUY
TLKM (Rp 7400) – SELL

(etr/lih)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads