Menurutnya, siapapun yang menguasai saham tersebut akan dicari efek positifnya untuk lebih meningkatkan kinerja perseroan.
"Kita pasti akan lihat efek positinya untuk bisa tingkatkan kinerja, terlepas dari siapa yang memiliki saham tersebut," ujarnya usai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPS) di Graha Elnusa, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Selasa (30/6/2009).
Sementara itu, mengenai harga akuisisi saham tersebut, menurutnya hal itu diserahkan sepenuhnya kepada pihak TDE selaku penjual dalam aksi korporasi tersebut.
"Tentunya masalah harga bukan kompetensi kita untuk menjawab," imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Operasional Elnusa Eddy Sjahbuddin menampik kabar yang beredar bahwa selama ini perseroan banyak diberi keuntungan oleh pemegang saham mayoritas yaitu PT Pertamina.
"Memang, 30-35 persen market share kita itu dari Pertamina. Tapi tidak ada previlige karena seluruh proyek yang kita dapat itu hasil tender, bukan diberikan begitu saja," imbuhnya.
Ia juga mengatakan, selama ini Pertamina selalu melakukan tender di industri hulu sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan BP Migas.
(ang/lih)











































