Pada perdagangan Selasa (30/6/2009), IHSG ditutup melemah tipis 6,936 poin (0,34%) ke level 2.026,780. Indeks LQ 45 juga melemah tipis 2,327 poin (0,59%) ke level 392,123.
Bursa-bursa regional ditutup cukup beragam. Indeks Nikkei-225 ditutup naik 174,97 poin (1,79%) ke level 9.958,44, KOSPI naik 1,62 poin (0,12%) ke level 1.390,07, indeks Hang Seng turun 149,78 poin (0,81%) ke level 18.378,73.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 71.298 kali pada volume 4.727 juta lembar saham senilai Rp 2,732 triliun. Sebanyak 83 saham naik, 117 saham turun dan 60 saham stagnan.
Saham-saha komoditas malah berada di jajaran top loser meski harga minyak mentah dunia melambung menembus level US$ 72 per barel. Pada perdagangan minyak di Asia hari ini, kontrak minyak jenis light sweet untuk pengiriman Agustus naik menjadi US$ 72,57 per barel. Sementara minyak jenis Brenth North Sea juga naik US$ 1,21 per barel menjadi US$ 72,2 per barel.
Saham-saham yang mencatat penurunan harga di top loser antara lain Astra International (ASII) turun Rp 200 menjadi Rp 23.800, Timah (TINS) turun Rp 150 menjadi Rp 2.025, PGN (PGAS) turun Rp 50 menjadi Rp 3.150, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 30 menjadi Rp 1860, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 50 menjadi Rp 3175, BRI (BBRI) turun Rp 300 menjadi Rp 6,300, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 250 menjadi Rp 16.850, Semen Gresik (SMGR) turun Rp 250 menjadi Rp 4.900.
Sedangkan saham-saham yang masih mampu mencetak kenaikan harga di top gainer antara lain, Telkom (TLKM) naik Rp 100 menjadi Rp 7,500, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 100 menjadi Rp 12.550, Unilever (UNVR) naik Rp 250 menjadi Rp 9.250, Bank Danamon (BDMN) naik Rp75 menjadi Rp 4.825.
(qom/lih)
