Pada perdagangan Rabu (1/7/2009), rupiah dibuka menguat tipis ke 10.206 per dolar AS, dibandingkan sebelumnya di level 10.211 per dolar AS.
Sementara dolar AS mencatat penguatan atas rival-rivalnya setelah data perekonomian kembali memicu perburuan atas mata uang yang paling aman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelompok riset bisnis, Conference Board menyatakan indeks kepercayaan konsumen melemah ke 49,3 poin selama Juni, dibandingkan 54,8 poin pada Mei. Padahal analis memperkirakan ada kenaikan indeks kepercayaan konsumen menjadi 55,3 poin pada Mei.
Hasil dari data yang mengecewakan itu direspons investor dengan menghindari mata uang yang lebih berisiko seperti euro. Investor kembali memburu mata uang 'safe heaven' sembari menunggu data baru yang lebih baik.
(qom/qom)











































