Dari 27 saham dafatr efek transaksi marjin dan 26 saham short selling itu, 7 diantaranya adalah pendatang baru yakni:
- PT BISI International Tbk (BISI)
- PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA)
- PT Indika Energy Tbk (INDY)
- PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP)
- PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)
- PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)
- PT Jasa Marga Tbk (JSMR).
"Daftar efek tersebut mulai berlaku pada hari ini," kata Supandi, Kepala Divisi Perdagangan Saham Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam keterbukaan informasi yang dikutip detikFinance, Rabu (1/7/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jumlah saham yang menjadi objek efek margin dan short selling tersebut lebih banyak ketimbang bulan Juni lalu. Bulan lalu, saham yang menjadi objek margin mencapai 21 saham. Sedangkan saham yang menjadi objek short selling 19 saham.
(qom/qom)











































