Aksi jual menekan pergerakan IHSG yang sempat dibuka menguat kemarin. Meskipun tekanan jual cukup tinggi, volume transaksi di pasar reguler masih relatif kecil hanya sebesar Rp 2,4 triliun. Selama bulan Juni lalu rata-rata transaksi harian di pasar reguler mencapai Rp 4,3 triliun.
Sektor konsumer menjadi top gainer, sedangkan sektor industri dasar menjadi top loser. Bursa wall street tadi malam kembali terpuruk. Kecenderungan pelemahan harga komoditi dan harga minyak menjadi salah satu pemicu penurunan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita emiten:
WIKA Menangkan Tender Pembangunan Depot Avtur Di Medan
PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) berhasil memenangkan tender pembangunan depot avtur di Bandara Kualanamu di Medan. Nilai kontrak dari Pertamina ini sebesar US$43 juta atau sekitar Rp430 miliar. Sepanjang tahun ini perseroan mentargetkan mencapai nilai kontrak sebesar Rp 17,19 triliun. Dari total nilai kontrak tersebut sekitar Rp 7,79 triliun merupakan proyek lanjutan (carry over project) dari tahun 2008. Artinya tahun ini perseroan harus mendapatkan kontrak baru senilai Rp9,40 triliun.
Sampai dengan kuartal pertama tahun ini perseroan telah mendapatkan kontrak baru senilai Rp 2,71 triliun. WIKA dalam penutupan perdagangan hari kemarin ditutup pada level Rp 335,- per saham. Atau pada P/E β09 11,8x, relative lebih mahal dari perusahaan kontraktor BUMN lainnya ADHI yang diperdagangkan pada P/Eβ09 6,6x. Namun, WIKA merupakan pilihan utama kami, karena struktur keuangan perseroan yang lebih kuat.
Transaksi Marjin:
Jumlah saham yang memenuhi syarat transaksi marjin di tambah menjadi 27 saham. Adapun saham tambahan tersebut adalah BISI, BLTA, INDY, INKP, INTP, ITMG dan JSMR. Selain itu ketujuh saham ini juga memenuhi syarat transaksi short selling. Saham INCO keluar dari daftar margin.
Panin Life:
PT Panin Life Tbk (PNLF, Rp110) akan mengalihkan seluruh kegiatan asuransi jiwa kepada anak usahanya yaitu PT Anugrah Life dan selanjutnya PNLF akan bergerak di bidang jasa konsultasi bisnis, manajemen dan administrasi. Bisnis Indonesia AZ : Sentimen netral. Fokus : Apa langkah PNLF selanjutnya ?
Bumi Resources:
PT Bumi Resources Investment, anak usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI, Rp1860), sepakat memberikan hak bagi Ancara Properties Limites untuk membeli kembali 50% saham Leap-Forward Finance Ltd, pemilik 99,9% saham PT Fajar Bumi Sakti, dalam kurun waktu maksimal 9 bulan.
Adhi Karya:
PT Adhi Karya Tbk (ADHI, Rp425) dapat kontrak Rp420 miliar dari pembangunan taxiway bandara udara Medan Baru dan bekerja sama dengan DGIK dengan porsi masing-masing 65% dan 35%. Waktu pelakasanaan
proyek selama 450 hari kalender.
Bentoel International Investama:
British American Tobacco Limited akan menggelar tender offer terhadap saham PT Bentoel International Investama Tbk (RMBA, Rp840) dengan harga Rp873/saham pada 14/7/2009.
Sierad Produce
PT Sierad Produce Tbk (SIPD, Rp52) jajaki pinjaman bank Rp325 miliar untuk melanjutkan rencana ekspansi yaitu membangun 40 kandang pembibitan dan 24 mesin penetasan senilai total Rp300 miliar agar dapat meningkatkan kapasitas sebesar 30%. SIPD juga berencana bangun rumah potong ayam dengan kapasitas 4000 ekor ayam per jam di Mojokerto senilai Rp25 miliar. BBNI merupakan kreditur terbesar SIPD. Tahun ini SIPD akan melakukan kuasi reorganisasi.
(qom/qom)











































