IHSG-Rupiah Bangkit Bersama

Sesi Siang

IHSG-Rupiah Bangkit Bersama

- detikFinance
Kamis, 02 Jul 2009 12:15 WIB
IHSG-Rupiah Bangkit Bersama
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah sama-sama menguat pada sesi siang ini. Saham Telekomunikasi Indonesia (Telkom) tercatat sebagai saham paling aktif diperdagangkan, menggeser posisi Bumi Resources (BUMI).

IHSG berhasil ditutup menguat di tengah pergerakan bursa regional yang cukup beragam. Saham-saham perbankan bergerak menguat menjelang pengumuman BI Rate pada Jumat besok.

Pada perdagangan Kamis (2/7/2009), IHSG menguat hingga 17,026 poin (0,83%) ke level 2.076,910. Indeks LQ 45 juga naik 4,128 poin (1,03%) ke level 404,253.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bursa-bursa regional juga bergerak cukup beragam. Indeks Hang Seng tercatat naik 176,91 poin (0,96%) ke level 18.555,64, indeks Nikkei-225 naik tipis 0,19 poin ke levle 9.940,12. Rupiah menguat ke 10.140 per dolar AS.

Perdagangan di seluruh pasar mencatat frekuensi transaksi 49.438 kali pada volume 3.000,6 juta lembar saham senilai Rp 1,765 triliun. Sebanyak 90 saham naik, 84 saham turun dan 67 saham stagnan.

Saham Telkom tercatat sebagai saham paling aktif diperdagangkan. Saham berkode TLKM ini mencatat kenaikan Rp 150 menjadi Rp 8.050 dengan nilai perdagangan Rp 221 miliar. Telkom berhasil menggeser BUMI yang hanya mencatat nilai transaksi Rp 172,8 miliar.

Saham-saham yang berhasil mencetak kenaikan harga di top gainer lainnya adalah Indosat (ISAT) naik Rp 200 menjadi Rp 5.250, BCA (BBCA) naik Rp 175 menjadi Rp 3.775, BRI (BBRI) naik Rp 150 menjadi Rp 6.600, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 25 menjadi Rp 3275, PGN (PGAS) naik Rp 50 menjadi Rp 3.300, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 75 menjadi Rp 2.125.

Sedangkan saham-saham lain yang turun di jajaran top loser antara lain Astra International (ASII) turun Rp 150 menjadi Rp 23.600, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 10 menjadi Rp 1.870, Indah Kiat (INKP) turun Rp 40 menjadi Rp 1.820, Global Mediacom (BMTR) turun Rp 20 menjadi Rp 345.



(qom/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads