Penguatan IHSG terutama ditopang oleh positifnya 2 perusahaan telekomunikasi yakni Telkom dan Indosat. Saham Telkom (TLKM) tercatat naik hingga Rp 400 menjadi Rp 8,600, Indosat (ISAT) naik Rp 300 menjadi Rp 5.500.
Sementara IHSG pada perdagangan Jumat (3/7/2009) ditutup menguat tipis 9,549 poin (0,46%) ke level 2.075,302, indeks LQ 45 naik 2,726 poin (0,68%) ke level 404,834.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"BI baru saja mengumumkan memangkas BI rate sebesar 25 bp ke 6.75% setelah melihat inflasi Juni 2009 yang turun atau lebih rendah dari estimasi survei. Pemangkasan BI rate kali ini sesuai dengan ekspektasi sehingga diperkirakan tidak akan terlalu mempengaruhi sentimen market," demikian analisis dari CIMB-GK Securities.
Dijelaskan, BI juga memberi signal bahwa akan lebih berhati-hati terhadap inflasi di masa depan. Sementara respons sektor riil atas turunnya BI rate biasanya baru terlihat 3-6 bulan kedepan. Selain itu BI juga memprediksi ekonomi akan bertumbuh 3.5-4% tahun ini.
Perdagangan di seluruh pasar mencatat frekuensi transaksi 68.530 kali pada volume 4.174 juta lembar saham senilai Rp 2,708 triliun. Sebanyak 82 saham naik, 93 saham turun dan 65 saham stagnan.
Saham-saham lain yang masih mampu mencetak kenaikan harga antara lain Astra International (ASII) naik Rp 200 menjadi Rp 23.450, Berlian Laju Tanker (BLTA) naik Rp 80 menjadi Rp 930, BRI (BBRI) naik Rp 50 menjadi Rp 6650, Indika Energi (INDY) naik Rp 150 menjadi Rp 2.450, United Tractor (UNTR) naik Rp 150 menjadi Rp 10.050.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain BCA (BBCA) turun Rp 100 menjadi Rp 3.625, PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 150 menjadi Rp 11.400, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 40 menjadi Rp 1.800, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 50 menjadi Rp 4.525.
(qom/qom)











































