Pada perdagangan Senin (6/7/2009), rupiah ditutup melemah ke 10.280 per dolar AS, dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di kisaran 10.225 per dolar AS.
Pengamat valas Farial Anwar mengatakan, nilai tukar rupiah hanya akan bergerak tipis hingga pilpres usai. Rupiah akan kembali bergerak liar setelah 8 Juli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara dolar AS di pasar Asia bergerak beragam atas rival-rivalnya. Investor menunggu hasil pertemuan negara-negara maju G8 pada pekan ini.
Dolar AS tercatat melemah ke 95,45 yen, dari sebelumnya di 96 yen. Euro melemah tipis ke 1,3974 dolar, dari sebelumnya di 1,3987 dolar. Terhadap yen, euro melemah ke 133,41 yen, dari sebelumnya di 134,44 yen.
"Risk aversion memicu pembelian dolar AS dan yen. Dibandingkan yen, bagaimanapun dolar lebih lemah," ujar Yuji Saito, dealer forex Societe Generale seperti dikutip dari AFP.
(qom/qom)











































