Pada perdagangan Kamis (9/7/2009), rupiah dibuka melemah tipis ke 10.295 per dolar AS, dibandingkan penutupan Selasa lalu di level 10.255 per dolar AS.
Pergerakan rupiah yang sangat tipis sejak awal pekan menjelang hasil pilpres akan usai. Perdagangan diharapkan berjalan normal, dengan sentimen positif dari hasil pilpres.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan di New York kemarin, euro melemah ke 1,3885 dolar, dibandingkan sebelumnya di 1,3926 dolar. Euro juga melemah atas yen ke 128,96 yen, dari sebelumnya di 132,06 yen. Namun dolar melemah atas yen ke posisi 92,86 yen, dari sebelumnya di 94,81 yen.
"Yen menguat hingga level tertinggi sejak Mei atas euro dan sejak Februari atas dolar. Yen menjadi mata uang paling kuat dalam beberapa hari terakhir. Kekhawatiran seputar risiko telah menciptakan permintaan untuk mata uang 'safe haven' seperti dolar AS dan yen," ujar Vassili Serebriakov, analis dari Wells Fargo Bank seperti dikutip dari AFP.
(qom/qom)











































