Guru Says: "The investor of today does not profit from yesterday's growth."- Warren Buffett
Dow Jones: Banyak saham US turun akibat kekhawatiran akan pendapatan di kuartal dua akan mengecewakan investor. AT&T Inc. dan Verizon Communication Inc. turun sedikitnya 1.5% setelah Sanford C. Bernstein & Co. memangkas perkiraan laba perusahaan tersebut. Alcoa Inc. menjadi perusahaan pertama di Dow average yang mengeluarkan laporan kuartal keduanya. Perusahaan tersebut melaporkan kerugian per saham sebesar 26 sen/saham. Penurunan laba pada perusahaan-perusahaan di S&P sebesar 34% dan akan turun 21% selama bulan JuliΒ sampai September,menurut perkiraan analis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Regional Pagi: Bursa Asia bergerak melemah pada Kamis (9/7) meskipun penguatan terjadi pada Wall Street dan Alcoa, seiring penurunan pada harga minyak dan komoditas yang menunda percepatan pemulihan ekonomi. Bursa Tokyo melemah hingga 7 sesi berturut-turut, seiring saham eksportir melemah dengan penguatan pada yen. Topix 1000 Index (-1.4%) 876.47. Isuzu Motors (-4.8%) dan Canon Inc. (-2.5%). Saham komoditas juga melemah dalam seluruh region setelah harga minyak menurun. Nikkei 225 (-1%) 9,326.34. KOSPI INDEX (+0.10%) 1,432.51 S&P/ASX 200 INDEX (-0.56%) 3,746.90. Straits Times (+0.82%) 2,278.35.
Commodity: Harga minyak bergerak rebound dari pelemahan selama tujuh pekan seiring beberapa trader melihat bahwa terlalu banyak penurunan harga yang terjadi pada tahun ini. Harga minyak untuk pengiriman bulan Agustus (+0.9%) $60.68/barrel di Nymex. Kemarin, harga minyak turun hingga $60/barrel. Gold (unc) $909.3/oz, Crude Oil (+0.9%) $60.7/barel, Nickel (+0.4%)$15.500/ton, Tin ( -1.4%) $14.000/ton, CPO (-3.2%) 2.005 RMY
Economic & Industrial news
Economic: Ekspor Diprediksi Pulih di 4Q09
Kinerja ekspor diprediksi akan mengalami recovery di 4Q09 atau 1Q10 dipicu oleh pemulihan ekonomi global terutama Amerika dan Eropa dengan kenaikan harga komoditas dan pulihnya global demand. Per Mei 2009, mulai ada indikasi pemulihan ekspor, menurut BPS, kenaikan nilai ekspor disebabkan kenaikan harga komoditas global namun secara volume cenderung stagnan.
Economic: Defisit Dijaga 2,5%
Pemerintah mempertahankan defisit anggaran hingga akhir tahun sebesar 2,5% PDB atau Rp 133,1 triliun meskipun realisasi selisih pendapatan dan belanja pada 1H09 tergolong rendah dengan pencapaian Rp 2,3 triliun. Menkeu mengingatkan pola belanja negara akan meningkat pada 3Q09 dan 4Q09 sehingga defisit 2H09 berpotensi melonjak tinggi. Total defisit 2H09 capai Rp 130,7 triliun.Β
Banking: NPL KUR Kembali Naik Per Mei Jadi 5.39%
NPL KUR per akhir Mei tercatat sebesar 5.39% setelah di bulan April hanya 4.21%. Kenaikan kredit macet disebabkan usaha debitur yang macet di tengah jalan serta kalah bersaing. Rasio NPL KUR sejak awal tahun berada pada tren yang memburuk, per Januari 1.49%, Februari 1.68%, Maret 4.99%, April 4.21%.
Bank Penyalur KUR
- BBRI Rp10.849 miliar (6.65%)
- BMRI Rp1.427 miliar (0.71%)
- BBNI Rp1.076 miliar (4.05%)
- BBKP Rp592 miliar (6.92%)
- BTN Rp203 miliar (3.67%)
- BSM Rp364 miliar (Rp5.14%)
Automotive: Auto 2000 Turunkan Proyeksi Penjualan 30%
Penjualan Auto 2000, diler utama mobil Toyota di Indonesia, diprediksikan melorot 30% yoy menjadi 30.000 unit pada 2009, karena kondisi pasar otomotif domestik masih lesu. Sepanjang 1H09, penjualan Auto 2000 secara nasional tercatat 64.438 unit dengan angka tertinggi pada Juni yaitu 13.208 unit.
Corporate news
BBNI: Ditunjuk Jadi Lead Arranger PLTU Lahat Rp2,3 tn
BBNI telah ditunjuk untuk menjadi lead arranger proyek PLTU Lahat Sumatera Selatan dengan kapasitas 2x125 MW. Perbankan akan membiayai Rp2 tn dari total nilai proyek Rp2.3 tn. BBNI saat ini telah ditunjuk untuk menjadi lead arranger namun masih belum mendapat kepastian bank-bank lain yang akan menjadi anggota sindikasi pinjaman tersebut.
META: Finalisasi Akuisisi Tol Rp3 T
META tengah memfinalisasi akuisisi dua ruas jalan tol di Tangerang, Banten senilai Rp3 triliun. Perseroan menargetkan 30% saham di ruas tol yang sudah beroperasi dengan volume 60.000 kendaraan/hari tersebut senilai Rp600 miliar sudah rampung pada 20 Agus09. Selanjutnya, perseroan mensinylir pendapatan 1H09 Rp70 miliar dan laba operasi Rp30 miliar.
ANTM: Tekan Biaya Produksi Hingga Dibawah US$4/ton
ANTM berharap bisa menekan biaya produksi hingga dibawah US$4/ton atas penurunan harga beli listrik dari PLTU Pomala 2x75 MW. ANTM memiliki 20% saham atas proyek PLTU senilai US$300 juta, dan berdasar studi kelayakan konsultan Kanada, Hatch, proyek tersebut layak dilanjutkan.
TINS: Segera Rampungkan Pabrik Tin, Pendapatan 1H09 Diprediksi +3,06% yoy
TINS segera merampungkan pembangunan pabrik tin chemical pada akhir tahun ini atau awal 2010 senilai Rp70 miliar. Selanjutnya, perseroan memprediksi pendapatan 1H09 naik 3,06% yoy dari Rp4,07 triliun jadi Rp4,20 triliun dengan laba bersih +42% yoy dari Rp780,85 miliar jadi Rp1,11 triliun. Sedangkan beban pokok penjualan -14,58% yoy jadi Rp2,26 triliun. Sedikitnya pendapatan 1H09 karena harga rata-rata timah turun dari U$17.000/ton jadi U$14.000/ton dan turunnya volume penjualan terkait kurangnya pasokan dari pihak ketiga.
TRUB: Kontrak 1H09 Dipediksi di atas U$700 Jt
TRUB memprediksi perolehan kontrak 1H09 di atas U$700 juta, dikontribusi besar oleh bisnis teknik, pengadaan dan konstruksi dan berpotensi bertambah seiring perolehan proyek dari sejumlah pembangkit listrik dan jasa layanan migas. Selanjutnya, perseroan memprediksi pendapatan 1H09 tumbuh seperti pada 1Q09 (+43% yoy).
BLTA: Rights Issue, Incar Investor Singapura
BLTA akan dual listing rights issue senilai Rp591,73 miliar atau Rp425/saham di BEI dan Bursa Efek Singapura.
LTLS: Tambah Modal Anak Usaha U$8,66 Jt
LTLS menambah modal anak usahanya di Singapura, Lautan Luas Singapore Pte Ltd sebesar U$8,66 juta guna memperkuat jaringan dan usaha di luar negeri. Oleh karena itu, posisi modal Lautan Luas Singapore jadi U$30,66 juta.
UNSP: Tambah 17% Saham Agri International
UNSP membeli 17% saham Agri International Resources Pte Ltd yang dimiliki Spinnaker Global Emerging Markets Fund Ltd dan Lim Asia Arbittrage Fund Inc senilai U$2,54 juta. Sehingga, kepemilikan saham perseroan di Agri bertambah jadi 334 dari 317 saham.
FREN: Investasi Siap Digelontorkan
FREN siap mencairkan investasi jangka pendek sewkatu-waktu untuk melunasi tunggakan kupon bunga Rp41,76 miliar dan denda Rp1 miliar pada 31 Juli09. Perseroan menyatakan tidak menyiapkan dana terkait gugatan BMTR U$25 juta dan sita jaminan karena gugatan tersebut untuk DB Trustess.
ADHI: Kontrak Baru 6M09 Capai Rp2,6 T
Hingga Juni09, ADHI meraih kontrak baru sebesar Rp2,6 triliun atau 30% dari target kontrak FY09 Rp8,89 triliun. Perseroan optimis pada 2H09 perolehan kontrak baru akan naik seiring cairnya belanja pemerintah dan berkurangnya dampak krisis global terhadap sektor konstruksi dunia.
MITI: Akan Rights Issue hingga US$ 70 Jt
MITI akan rights issue senilai US$ 50 -US$ 70 juta pada akhir tahun 2009 atau awal 2010. Perolehan dana untuk mengakuisisi perusahaan tambang batubara di Kalimantan dan Sumatera senilai U$70 juta atau Rp714 miliar. perseroan telah menunjuk PT NISP Securities sebagai penasehat keuangan.
MAPI: Jajaki Obligasi Rp500 M
MAPI berniat menjajaki obligasi Rp500 miliar guna refinancing sebagian utang bank. Perseroan berpeluang menunjuk empat underwriter yakni PT Danareksa Sekuritas, PT Indo Premier Securities, PT HSBC Securities, dan PT Standard Chartered Securities Indonesia dalam waktu dekat ini.
Market Flash
US : Khawatir akan pendapatan kuartal II, banyak saham turun
News Highlight
Economic & Industrial News
Economic: Ekspor Diprediksi Pulih di 4Q09
Economic: Defisit Dijaga 2,5%
Banking: NPL KUR Kembali Naik Per Mei Jadi 5.39%
Automotive: Auto 2000 Turunkan Proyeksi Penjualan 30%
Corporate News
BBNI: Ditunjuk Jadi Lead Arranger PLTU Lahat Rp2,3 tn
META: Finalisasi Akuisisi Tol Rp3 T
ANTM: Tekan Biaya Produksi Hingga Dibawah US$4/ton
TINS: Segera Rampungkan Pabrik Tin, Pendapatan 1H09 Diprediksi +3,06% yoy
TRUB: Kontrak 1H09 Dipediksi di atas U$700 Jt
BLTA: Rights Issue, Incar Investor Singapura
LTLS: Tambah Modal Anak Usaha U$8,66 Jt
UNSP: Tambah 17% Saham Agri International
FREN: Investasi Siap Digelontorkan
ADHI: Kontrak Baru 6M09 Capai Rp2,6 T
MITI: Akan Rights Issue hingga US$ 70 Jt
MAPI: Jajaki Obligasi Rp500 M
Rumours
Harga saham TRIL berpotensi ke Rp200-250/saham. Kabarnya perseroan tengah menjajaki akuisisi dua tambang batubara di Kalimantan.
Harga saham CFIN berpotensi ke Rp300-500/saham, seiring akan dibagikannya dividen dan suntikan dana untuk ekspansi dari Grup Panin serta dampak turunnya BI Rate.
Corporate Action
Listing date PT Garda Tujuh Buana berkode GTBO denga harga penawaran Rp115/saham.
Exercise Date warrant Sumalindo Lestari Jaya Tbk (SULI) dengan atio 1 (new): 1(old) Rp1.000.
Cum dividen Mustika Ratu Tbk (MRAT )sebesar Rp13,02/saham Ex dividen (10/7)
Cum dividen Pudjiadi & Sons Estate Tbk (PNSE )sebesar Rp50/saham Ex dividen (10/7)
Cum dividen Sampoerna Agro Tbk (SGRO) sebesar Rp90/saham Ex dividen (10/7)
Technical Picks
BNBR (Rp 93) β BUY
BTEL (Rp 132) β BUY
BLTA (Rp 1980) - BUY
PTBA (11.550) β BUY
(etr/lih)











































