IHSG bahkan sempat merosot tajam di awal pekan setelah munculnya kabar bahwa pilpres kemungkinan tertunda. Namun setelah ada kepastian pelaksanaan pilpres, IHSG berhasil membalasnya dengan rebound yang lebih besar.
Dan setelah pilpres berlangsung dan hasil perhitungan cepat menunjukkan pasangan SBY-Boediono unggul sementara, IHSG tampak tak terlalu antusias. IHSG malah bergerak tipis di tengah 'tamu-tamu' emiten baru yang hadir di lantai bursa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Senin (6/7/2009): IHSG merosot 40,292 poin (1,94%) ke level 2.035,010.
- Selasa (7/7/2009): IHSG melesat 48,237 poin (2,37%) ke level 2.083,247.
- Kamis (9/7/2009): IHSG menguat tipis 0,727 poin (0,03%) ke level 2.083,974.
- Jumat (10/7/2009): IHSG merosot 20,880 poin (1%) ke level 2.063,094.
Gerak IHSG yang terbatas itu memang seiring dengan bursa-bursa regional lainnya. Bursa Wall Street bahkan tercatat terus menerus bergerak terbatas dengan nilai transaksi yang sangat tipis menjelang keluarnya laporan keuangan kuartal II. Sementara indeks Nikkei-225 di Bursa Tokyo bahkan mencatat pelemahan selama 8 hari berturut-turut.
Bagaimana dengan pekan ini?
Hadirnya musim laporan keuangan diharapkan bisa menjadi faktor pendorong. Namun merosotnya harga minyak mentah dunia yang pada akhir pekan lalu menyentuh di bawah level psikologis US$ 60 per barel akan menekan harga saham-saham komoditas.
Pada akhir pekan lalu, Kontrak utama minyak light pengiriman Agustus turun 52 sen menjadi US$ 59,89 per barel. Kontrak ini bahkan sempat merosot hingga US$ 58,72 per barel. Sementara minyak Bernt pengiriman Agustus turun 58 sen menjadi US$ 60,52 per barel. Penurunan tersebut sekaligus membuat catatan rekor penurunan 1 pekan terbesar sejak Januari 2009.
Untuk perdagangan Senin (13/7/2009), investor akan terus melihat perkembangan harga minyak dan komoditas, serta gerak bursa-bursa regional lainnya.
Mengikuti gerak Wall Street yang akhir pekan lalu belum meyakinkan, bursa Tokyo membuka perdagangan pekan ini dengan pelemahan. Indeks Nikkei-225 pada Senin pagi dibuka melemah 45,15 poin (0,49%) ke level 9.242,13.
Investor juga akan terus mencermati perkembangan kondisi politik, dimana partai Golkar akan mengadakan pertemuan Senin malam untuk memutuskan apakah menjadi oposisi atau bergabung dengan SBY-Boediono. Perkembangan tersebut menjadi penting karena akan menjadi cerminan dari kabinet bentukan pemerintahan SBY-Boediono.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Optima Securities:
Melemahnya harga minyak dan profit taking saham ASII menyebabkan IHSG terkoreksi 20 poin ke level 2.063. Sebagian investor melakukan perpindahan sektoral dari komoditas menjadi non komoditas. Sektor seperti perbankan, properti, semen, infrastruktur bisa menjadi pilihan saat ini karena harga minyak sedang turun serta inflasi yang makin rendah sehingga suku bunga makin rendah.
Pergerakan bursa masih menunggu Dow Jones dan IHSG akan berbalik menguat jika Dow ditutup di atas 8.200. Kisaran indeks ada di 2.030-2.080.
(qom/qom)










































