Investor masih tampak berhati-hati menunggu kelanjutan dari pilpres, sehingga membuat rupiah hanya bergerak menguat tidak terlalu signifikan.
Pola pergerakan rupiah pada pekan lalu tampaknya akan kembali berlanjut pada pekan ini, di tengah minimnya sentimen besar di pasar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara pekan lalu, mata uang regional bergerak cukup variatif atas dolar AS. Yang pasti, yen Jepang tercatat menguat paling tajam setelah para investor mulai mencari tempat lindung paling aman dalam situasi perekonomian dunia yang masih gamang ini.
Yen bahkan sempat menguat ke 91.81 dolar di tengah perdagangan Kamis, yang merupakan levelt ertinggi sejak 17 Februari. Sepanjang pekan lalu, yen bergerak pada kisaran 92,38 dan 06,13 dolar. Investor merespons pernyataan dari G8 seputar risiko perekonomian dunia yang masih signifikan.
"Sementara terdapat tanda-tanda stabilisasi, termasuk pemulihan di apsar saham, namun situasi masih dipenuhi ketidakpastian dan risiko yang signifikan masih menyelimuti stabilitas perekonomian dan finansial," demikian pernyataan G8 seperti dikutip dari AFP.
(qom/qom)











































