Menurut Direktur Utama PT KSEI, Ananta Wiyogo menjelaskan sampai dengan 30 Mei 2009, nilai keseluruhan efek yang tercatat di C-BEST (The Central Depository and Book Entry Settlement System) mencapai Rp 1.009,06 triliun.
"Dengan penunjukan 4 bank tersebut sebagai Payment Bank di Bursa Efek melalui beauty contest yang ketat, kami yakin dapat meningkatkan nilai efek yang tercatat di C-Best lebih besar dari data per Mei 2009," ujarnya dalam penandatanganan perjanjian pembayaran di Gedung BEI, Jakarta, Senin (13/07/2009).
Ia mengatakan, ini karena keempat bank tersebut dinilai memiliki reputasi terbaik, serta didukung pengalaman yang panjang sebagai bank pembayaran dan memiliki sistem teknologi informasi yang handal sesuai dengan kriteria bank pembayaran KSEI.
Ananta menjelaskan nilai keseluruhan efek yang tercatat di C-BEST hingga 30 Mei 2009 tersebut terdiri dari 425 saham, 205 obligasi korporasi, 37 obligasi pemerintah, 24 sukuk, 51 waran, 1 HMETD, 2 reksadana, 22 Medium Term Notes, 17 Sertifikat Bank Indonesia, 3 Surat Berharga Syariah Negara dan 1 Efek Beragun Aset masih aktif tercatat di C-BEST (The Central Depository and Book Entry Settlement System).
Penyelesaian transaksi perdagangan efek di bursa, berkaitan erat dengan perpindahan dana para pihak yang terlibat dalam perdagangan. Namun karena KSEI tidak mengantongi izin sebagai bank, maka tugas ini diserahkan kepada bank yang ditunjuk KSEI yang berfungsi sebagai bank pembayaran.
(dru/dro)











































