Penurunan IHSG terjadi di tengah rontoknya bursa-bursa regional. Bursa-bursa regional memang berjatuhan pada awal pekan ini yakni indeks KOSPI tercatat turun hingga 3,53%, Nikkei-225 merosot 2,55%, Taipei turun 3,53%, Australia turun 1,49%, Hang Seng turun 2,56%.
Pada perdagangan Senin (13/7/2009), IHSG ditutup merosot hingga 42,955 poin (2,08%) ke level 2.020,139, indeks LQ 45 juga merosot 8,754 poin (2,18%) ke level 392,876. Investor terus melepas saham-saham unggulan sehingga sempat membuat IHSG terpuruk hingga 1.992,379.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham yang mengalami penurunan harga antara lain Astra International (ASII) turun Rp 50 menjadi Rp 25.000, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 30 menjadi Rp 1.770, Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 7.900, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 800 menjadi Rp 17.800, PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 350 menjadi Rp 10.950, TImah (TINS) turun Rp 100 menjadi Rp 1.770, BRI (BBRI) turun Rp 300 menjadi Rp 6.500, PGN (PGAS) turun Rp 100 menjadi Rp 3.350, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 175 menjadi Rp 4.400.
Sedangkan saham-saham yang mencetak kenaikan harga antara lain Semen Gresik (SMGR) naik Rp 50 menjadi Rp 5.200, Mobile-8 Telecom (FREN) naik Rp 6 menjadi Rp 60, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik Rp 100 menjadi Rp 7.550, Petrosea (PTRO) naik Rp 250 menjadi Rp 10.050.
(qom/lih)











































