"Kontrak dari Sony Ericsson dan Huawei sekitar Rp 60 miliar untuk tahun ini," ujar Presiden Direktur RINA, Fazli bin Zainal Abidin usai pencatatan perdana saham (listing) di Bursa Efek Indonesia, SCBD, Jakarta, Selasa (14/7/2009).
Panel-panel tersebut akan dipasang di sekitar 2.500 menara telekomunikasi milik sejumlah operator telekomunikasi. "Klien terbesar kita adalah PT Telkomsel," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seluruh dana capex dan untuk penggarapan proyek-proyek tersebut seluruhnya dari kas internal dan dana hasil IPO. Kami belum ada rencana melakukan pinjaman bank," ujarnya.
Fazli mengatakan, kontrak kerjasama dengan Sony Ericsson dan Huawei merupakan kerjasama jangka panjang. "Rencananya setiap tahun kontrak akan diperbarui. Tahun depan nilai kontraknya mungkin sekitar Rp 100 miliar tahun depan," ujar
Fazli.
Dengan diraihnya kontrak-kontrak tersebut, perseroan optimistis dapat membukukan pendapatan sebesar Rp 60 miliar tahun ini, naik 300% dari pendapatan tahun 2008 sebesar Rp 15 miliar.
Untuk laba bersih tahun 2009, perseroan menargetkan laba bersih sebesar Rp 15 miliar, naik 300% dari laba bersih tahun 2008 sebesar Rp 5 miliar.
"Tahun 2010, target kami pendapatan sebesar Rp 120 miliar, naik 100% dari tahun 2009. Laba bersih tahun 2010 kami targetkan sebesar Rp 30 miliar, naik 100% dari tahun 2009," ujar Fazli.
(dro/lih)











































