Wall Street Tertahan Data Ritel

Wall Street Tertahan Data Ritel

- detikFinance
Rabu, 15 Jul 2009 07:03 WIB
Wall Street Tertahan Data Ritel
New York - Penguatan saham-saham di Wall Street tertahan oleh data penjualan ritel. Meski akhirnya ditutup positif, namun indeks saham di Wall Street sempat bolak-balik ke teritori negatif juga.

Pada perdagangan Selasa (14/7/2009), indeks Dow Jones ditutup menguat 27,81 poin (0,33%) ke level 8.359,49. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat tipis 4,79 poin (0,53%) ke level 905,84 dan Nasdaq menguat tipis 6,52 poin (0,36%) ke level 1.799,73.

Perdagangan sangat-sangat tipis, di New York Stock Exchange hanya 979 juta lembar saham di bawah rata-rata tahun lalu yang sebanyak 1,49 miliar. Sementara di Nasdaq, transaksi juga hanya 1,91 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu yang sebanyak 2,28 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Data menunjukkan penjualan ritel memang naik 0,6% selama Juni, atau masih melebihi ekspektasi. Namun yang menjadi perhatian besar adalah meningkatnya harga bensin secara tajam sehingga memberi kontribusi besar pada penjualan ritel.

"Laporan itu menggarisbawahi proses pemulihan ekonomi yang masih diliputi ketidakpastian," ujar Patrick O'Hare, analis dari Briefing.com seperti dikutip dari AFP, Rabu (15/7/2009).

Laporan keuangan yang mengesankan dari Goldman Sachs juga sudah tak lagi memberi pengaruh yang besar. Menurut analis, investor sudah memfaktorkan laporan keuangan Goldman pada perdagangan Senin, sehingga sempat membuat indeks Dow Jones rally hingga 3 digit. Saham Goldman bahkan hanya menguat 0,2% setelah kemarin sempat melonjak hingga 5%.

Harga Minyak di Bawah US$ 60


Sementara harga minyak mentah dunia masih bertahan di bawah level US$ 60 per barel, di tengah beragamnya data perekonomian.

Kontrak utama minyak light pengiriman Agustus turun 17 sen menjadi US$ 59,52 per barel. Sementara minyak Brent pengiriman Agustus juga naik 17 sen menjadi US$ 60,68 per barel.

(qom/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads