Pada perdagangan Rabu (15/7/2009), rupiah dibuka kembali menguat tipis ke 10.170 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di 10.190 per dolar AS.
Sementara dolar AS di pasar global kemarin hanya menguat tipis di tengah keluarnya data ritel AS yang menunjukkan kenaikan selama Juni.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Data menunjukkan penjualan ritel memang naik 0,6% selama Juni, atau masih melebihi ekspektasi. Namun yang menjadi perhatian besar adalah meningkatnya harga bensin secara tajam sehingga memberi kontribusi besar pada penjualan ritel.
"Pada pandangan sekilas pertama, data penjualan ritel dan produser harga lebih baik dari ekspektasi. Namun jika dilihat lebih seksama kedua laporan itu mengindikasikan perbaikan pada belanja konsumen dan inflasi tidak didorong oleh kenaikan yang material dari aktivitas riil," ujar Kathy Lien, analis dari Global Forex Trading seperti dikutip dari AFP.
(qom/qom)











































