BEI dan SCBD Perketat Penjagaan

Ledakan di Marriott & Ritz Carlton

BEI dan SCBD Perketat Penjagaan

- detikFinance
Jumat, 17 Jul 2009 10:38 WIB
BEI dan SCBD Perketat Penjagaan
Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) dan seluruh kawasan Sudirman Central Business District (SCBD) memperketat penjagaan guna mengantisipasi kemungkinan ancaman bom. Sekuriti Grup Artha (SGA) mengerahkan pasukan mengamankan kawasan SCBD.

"Tim SGA telah mengantisipasi berbagai kemungkinan dengan mengerahkan full team pasukan keamanan," ujar salah seorang anggota SGA ketika berbincang-bincang dengan detikFinance , Jumat (17/7/2009).

Menurutnya, dalam kondisi normal SGA biasanya mengerahkan pasukan antara 50 hingga 100 orang per hari guna menjaga keamanan kawasan SCBD. Namun dalam kondisi waspada akibat adanya ledakan di JW Marriott dan Ritz Carlton Mega Kuningan, SGA mengerahkan sebagian besar pasukan keamanannya.

"Kalau dalam kondisi seperti ini bisa dikerahkan 500 pasukan dalam satu hari," ujarnya.

Kawasan Mega Kuningan dan SCBD merupakan kawasan bisnis yang dimiliki pengusaha Tommy Winata. Menurut petugas SGA tersebut, Tommy Winata telah memerintahkan pengerahan pasukan keamanan di kawasan SCBD guna mengantisipasi segala kemungkinan buruk.

Berdasarkan pengamatan detikFinance , penjagaan di Bursa Efek Indonesia (BEI) juga tampak diperketat. Arus keluar masuk orang dan kendaraan di gedung ini harus melalui pemeriksaan yang lebih ketat dari biasanya.

"Ya ini untuk keperluan keamanan. Kalau ada yang tidak mau mengikuti prosedur ini lebih baik tidak usah berada di wilayah ini, daripada membahayakan banyak pihak lainnya," tegas salah seorang petugas keamanan BEI.

Namun ia menyatakan hingga saat ini gedung BEI belum mendapat ancaman bom. "Sejauh ini kami belum menerima ancaman apa pun," ujarnya.

(dro/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads