Pada perdagangan Jumat (17/7/2009) pukul 10.35 waktu JATS, IHSG tercatat menguat hingga 6,557 poin (0,31%) ke level 2.124,507. IHSG sempat menyentuh titik terendahnya di 2060,617. Namun IHSG selanjutnya bergerak memerah lagi dan pada pukul 10.45 waktu JATS kembali melemah tipis 1,939 poin (0,09%) ke level 2.113,706.
Sementara rupiah masih melemah di 10.175 per dolar AS.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan nilai transaksi di seluruh pasar mencapai Rp 1,228 triliun. Sebanyak 44 saham naik, 101 saham turun dan 45 saham stagnan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun pelaku pasar tidak perlu panik dan gunakan penurunan ini sebagai kesempatan untuk akumulasi saham-saham blue chips seperti BBRI, BMRI, ADRO, BBNI, PTBA, INDF, WIKA, JSMR, PGAS denganpertimbangan ledakan ini tidak merubah pandangan kami tentang risk premiun Indonesia," demikian riset dari Sucorinvest.
Rentang IHSG hari ini diperkirakan S2 : 2087 S1 : 2102 dan R1 2144 R2 2171.
Sementara CIMB-GK Securities dalam review-nya menjelaskan, IHSG akan mengalami profit taking hari ini karena beberapa alasan:
- Long weekend, JCI baru akan dibuka kembali Selasa depan
- Pagi ini sekitar jam 7.55 dikabarkan ada ledakan di depan hotel JW Marriot atau Ritz Carlton, Mega Kuningan.
- Regional pagi ini mulai menunjukan tanda-tanda koreksi, RSI (14) JCI saat ini ada di 61.43,
- Harga komoditas terlihat mulai mengalami profit taking.
(qom/qom)











































