IHSG pada pekan ini diprediksi masih bergerak fluktuatif di tengah investor yang masih shock dengan aksi pengeboman itu.
IHSG pada perdagangan pekan lalu ditutup melemah -0,55% pada 2.106,35 disebabkan oleh sentimen negatif dari teror bom di 2 hotel mewah di kawasan Mega Kuningan. Indeks bahkan sempat turun cukup dalam meski akhirnya mengalami sedikit penguatan menjelang akhir sesi perdagangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berdasarkan kejadian serupa dimasa lampau, kami melihat kejadian ini tidak akan menimbulkan efek berkepanjangan di pasar modal. Nilai tukar rupiah meski melemah akan tetapi juga masih tetap relatif dapat terjaga," jelas Panin Sekuritas dalam reviewnya, yang dikutip Selasa (21/7/2009).
Panin Sekuritas mencatat, secara kumulatif, sepanjang pekan lalu indeks bergerak menguat +2,10% dari pembukaan 2.063,09 hingga penutupan 2.106,35. Saham perbankan, consumer goods, dan semen tampak menjadi motor pendorong indeks pada pekan lalu. Sebaliknya saham sektor komoditas masih dibayangi oleh pergerakan harga minyak yang bergerak di level kritis/psikologis $60-an/barel.
Bagaimana dengan pekan ini?
IHSG diprediksi masih akan bergerak fluktuatif. Apalagi sebelum kejadian pengeboman, IHSG sudah bergerak cukup besar sehingga saham-saham berada dalam posisi oversold.
Pada perdagangan Selasa (21/7/2009), IHSG diprediksi masih akan bergerak maju mundur, dimana investor akan melanjutkan profit takingnya. Investor akan menantikan laporan keuangan kuartal II, yang akan banyak keluar pada pekan ini.
Sementara sentimen positif datang dari menguatnya bursa-bursa utama dunia. Pada perdagangan Senin (20/7/2009), indeks Dow Jones industrial averaga (DJIA) ditutup menguat hingga 104,21 poin (1,19%) ke level 8.848,15. Penguatan di Wall Street didorong oleh upaya penyelamatan bank UKM AS, CIT Group Inc.
Bursa Tokyo yang baru saja menikmati libur panjangnya juga langsung bergerak menguat. Indeks Nikkei-225 membuka perdagangan Selasa dengan penguatan 117,20 poin (1,25%) ke level 9.512,52.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas:
Pekan ini kami perkirakan indeks akan bergerak fluktuatif. Kami merekomendasikan investor untuk tetap mencermati perkembangan pasca teror bom. Sebagai salah satu pasar incaran investor asing di emerging market, selain pertumbuhan ekonomi, faktor stabilitas politik dan keamanan juga berpengaruh cukup besar bagi investor asing.
Dari sisi fundametal, laporan kinerja semester I juga dinanti oleh investor. Selain itu, beberapa data ekonomi makroekonomi seperti pertumbuhan GDP akan membayangi pergerakan indeks. Kami perkirakan pekan ini indeks akan bergerak pada kisaran support-resistance 2.051-2.170.
(qom/qom)











































