Pada perdagangan Selasa (21/7/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) naik tipis 67,79 poin (0,77%) ke level 8.915,94. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat tipis 3,45 poin (0,36%) ke level 954,58 dan Nasdaq naik 6,91 poin (0,36%) ke level 1.916,20.
Perdagangan berjalan cukup bergejolak, dengan penguatan tajam di awal perdagangan berkat sentimen positif dari keluarnya laporan keuangan yang cukup baik. Namun pasar bergerak melemah setelah keluarnya peringatan dari Gubernur Bank Sentral AS Ben Bernanke soal kondisi perekonomian AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya kira Anda akan melakukan sedikit profit taking sekarang dan melalui musim panas ini sekaligus melihat bagaimana sisa musim laporan keuangan kuartal II akan berlangsung serta memastikan apa yang akan terjadi selanjutnya," ujar Stephen Carl, kepala perdagangan saham dari Williams Capital Group seperti dikutip dari Reuters, Rabu (22/7/2009).
Saham Caterpillar tercatat menguat hingga 7,8% setelah mengumumkan labanya yang melebihi ekspektasi. Namun penutupan tersebut lebih rendah dari titik tertingginya karena Caterpillar memperingatkan kuartal III akan menjadi titik terlemah dan menghadapi tantangan terbesar.
Perdagangan cukup moderat, di New York Stock Exchange mencapai 1,21 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu yang mencapai 1,49 miliar. Di Nasdaq, transaksi mencapai 2,28 miliar, sama dengan rata-rata tahun lalu.
Harga Minyak Merayap
Mengikuti penguatan di pasar saham, harga minyak mentah dunia juga terus merayap. Pasar mengantisipasi laporan cadangan minyak mentah AS.
Kontrak utama minyak light sweet pengiriman Agustus tercatat naik 74 sen menjadi US$ 64,72 per barel. Sementara minyak Brent pengiriman September naik 43 sen menjadi US4 66,87 per barel.
(qom/qom)











































