IHSG Siap Kena Koreksi Sehat

IHSG Siap Kena Koreksi Sehat

- detikFinance
Rabu, 22 Jul 2009 07:20 WIB
IHSG Siap Kena Koreksi Sehat
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin mencatat penguatan besar dengan nilai transaksi mencapai Rp 5 triliun. Penguatan IHSG terjadi di saat bursa-bursa regional kekurangan tenaga dan di tengah sentimen negatif pasca peledakan bom di hotel JW Marriott dan Ritz Carlton.

Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup menguat 40 poin lebih atau 1,91% ke level 2.146,554. Saham-saham unggulan terus menderu di tengah terus masuknya aliran modal asing pasca kejadian bom akhir pekan lalu.

Kenaikan IHSG yang sudah cukup tajam itu kini membuka peluang untuk koreksi. IHSG pada perdagangan Rabu (22/7/2009) diprediksi akan diwarnai oleh aksi profit taking meski sebenarnya peluang penguatan masih ada.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apalagi bursa-bursa utama sudah mulai bergerak labil. Seperti diketahui, Wall Street kemarin hanya ditutup menguat tipis. Pada perdagangan Selasa (21/7/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) naik tipis 67,79 poin (0,77%) ke level 8.915,94.

Bursa Tokyo juga membuka perdagangan Selasa ini dengan penguatan tipis. Indeks Nikkei-225 dibuka hanya naik 9,23 poin (0,10%) ke level 9.642,79.

Peluang IHSG untuk terus terkoreksi cukup besar, mengingat sebelum terjadinya peristiwa bom, IHSG juga sudah menguat terlalu tajam dan waktunya mengalami koreksi sehat.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

Optima Sekuritas:

Efek dari bom di Kuningan tereliminisir oleh menguatnya bursa regional dan harga minyak sehingga indeks naik 40 poin ke level 2.146. IHSG justru sempat break new high  sebelum kembali turun karena profit taking yang wajar. Peluang penguatan masih terbuka seiring masih membaiknya kepercayaan  investor asing yang tercermin dari stabilnya nilai tukar rupiah. Kisaran indeks ada di 2.110-2.170.

Panin Sekuritas:

Peristiwa bom di Mega Kuningan tampaknya tidak meninggalkan banyak efek negatif bagi pasar finansial. IHSG ditutup menguat +1,91% ditutup pada 2.146,554. Terlihat dana asing masih mengalir masuk ditandai oleh terus menguatnya nilai tukar rupiah. Sentimen positif dari bursa regional serta membaiknya harga komoditas dunia mendorong terjadinya aksi beli terhadap saham bluechip.

Hari ini kami perkirakan indeks masih akan bergerak menguat terbatas. IHSG diperkirakan akan menguji level resistance 2.170. Sementara untuk level support di 2.122.

(qom/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads