Rupiah Juga Kena Profit Taking

Rupiah Juga Kena Profit Taking

- detikFinance
Rabu, 22 Jul 2009 16:58 WIB
Rupiah Juga Kena Profit Taking
Jakarta - Nilai tukar rupiah akhirnya kena profit taking juga setelah sebelumnya mencatat penguatan cukup signifikan meski dikepung sentimen negatif dari aksi ledakan bom di hotel JW Marriott dan Ritz Carlton.

Pada perdagangan Rabu (22/7/2009), nilai tukar rupiah ditutup pada level 10.095 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 10.040 per dolar AS.

Investor melakukan relaksasi sejenak setelah penguatan nilai tukar rupiah sebelumnya. Pada perdagangan Selasa kemarin, rupiah menguat hampir 100 poin tanpa pengawalan dari BI meski sentimen negatif sedang merundung pasar finansial setelah peristiwa bom.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara dolar AS di pasar global mencatat posisi yang cukup beragam atas sejumlah mata uang Asia. Investor mengambil sentimen dari pidato Gubernur Bank Sentral AS Ben Bernanke yang menyatakan bahwa perekonomian sudah membaik namun belum cukup kuat untuk mengubah kebijakan moneter.

Pada perdagangan di Tokyo, dolar AS mengendur ke 93,67 yen, dari sebelumnya di posisi 93,73 yen. Sementara euro melemah ke 1,4205 dolar, dibandingkan sebelumnya di 1,4227 dolar dan 133,03 yen dari sebelumnya di 133,35 yen.

Investor terus mencermati gerak pasar saham dan sejumlah proyeksi dari negara-negara besar. Pada hari ini pasar saham di Asia cukup beragam.

(qom/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads