Pada perdagangan Kamis (23/7/2009), rupiah ditutup di level 10.065 per dolar AS, dibandingkan penutupan kemarin di level 10.095 per dolar AS.
Di pasar regional, yen tercatat melemah atas dolar AS dan euro seiring dengan penguatan di pasar saham yang membuat mata uang 'safe-haven' seperti yen mulai ditinggalkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mata uang yang lebih berisiko seperti euro mendapatkan angin segar dari membuncahnya bursa-bursa regional. Investor seperti mendapatkan semangat baru untuk memburu aset-aset berisiko dengan imbal hasil besar. Namun investor tetap diingatkan untuk tetap berhati-hati di tengah kondisi yang masih sangat rentan ini.
"Jika Anda melihat faktor fundamental, Anda tidak ingin untuk mengambil risiko mengingat kondisi ekonomi dan pasar finansial masih rentan," ujar Yuji Saito, kepala forex Societe Generale.
(qom/qom)











































