IHSG pada perdagangan Jumat (24/7/2009) masih berpotensi untuk menguat, dengan dorongan sentimen positif dari bursa-bursa regional. Juga harga minyak mentah dunia yang kembali mendekati US$ 70 per barel, sehingga akan memacu gerak saham-saham komoditas.
Pada perdagangan Kamis (23/7/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup menguat hingga 188,03 poin (2,12%) ke level 9.096,29, yang merupakan titik tertingginya sejak November 2008.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IHSG pun akan mengikuti euforia, meski aksi profit taking akan menghadang laju penguatan IHSG. Sejumlah saham unggulan kini sudah berada dalam posisi yang sudah terlalu mahal, sehingga patut diwaspadai oleh investor.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas:
IHSG berhasil rebound dalam perdagangan kemarin. Indeks tercatat menguat +1,65% pada 2.160,717 didorong oleh menguatnya saham unggulan dan harga komoditas global. Investor juga tengah dilanda optimisme bahwa recovery perekonomian, khususnya di emerging market, akan lebih cepat dibandingkan ekspektasi ekonom sebelumnya.
Sementara hari ini kami perkirakan pergerakan indeks akan mengikuti pergerakan bursa regional. Beberapa data makroekonomi dari AS akan menjadi perhatian dari investor. Beberapa saham sektor perbankan, properti masih cukup menarik untuk trading jangka pendek. Kisaran support-resistance hari ini 2.144-2.177.
Optima Sekuritas:
IHSG kembali menguat 1.6% atau 35 poin ke level 2.160 dipicu saham sektor pertambangan serta saham ASII. Investor masih mengakumulasi saham unggulan seiring membaiknya bursa regional dan harga minyak. Indeks masih dalam fase bullish menuju level 2.200. Selanjutnya pergerakan harian ada di kisaran 2.130-2.170.
(qom/qom)










































