Jababeka Bangun PLTGU US$ 141 Juta

Jababeka Bangun PLTGU US$ 141 Juta

- detikFinance
Jumat, 24 Jul 2009 13:28 WIB
Jababeka Bangun PLTGU US$ 141 Juta
Jakarta - PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) sedang membangun pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU). Perseroan yang sebelumnya menyebutkan rencana investasi mencapai US$ 150 juta merevisinya menjadi US$ 141 juta.

"Kapasitas Bekasi Power sekitar 130 Megawatt," ungkap Presiden Direktur KIJA, S.D. Darmono dalam Breakfast Meeting di Polo Club, Menara Batavia, Jakarta, Jumat (24/7/2009).

Menurut Darmono, kawasan industri Jababeka dalam beberapa tahun ke depan bakal membutuhkan pasokan listrik tambahan sebesar 100 MW. Saat ini, kapasitas terpasang listrik di kawasan Jababeka sebesar 150 MW.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu sudah cukup untuk Jababeka 1&2. Ke depan kami akan membangun Jababeka 3&4. Perkiraan kami kebutuhan listrik sekitar 100 MW," ujarnya.

Perseroan sedang mengkaji menjual listrik yang diproduksi Bekasi Power ke PLN untuk kemudian dipasok untuk mengamankan kebutuhan listrik Jababeka 3&4.

"Harga jualnya ke PLN belum disepakati. Masih negosiasi. Kalau tidak, bisa kami jual langsung ke tenant-tenant kita di Jababeka" ujar Corporate Secretary KIJA, Mulyadi.

Skema pendanaan pembangunan Bekasi Power menggunakan komposisi pinjaman bank dan penyetoran modal ke PT Bekasi Power. KIJA menguasai 100% saham di Bekasi Power.

"Pendanaan dari perbankan sudah kami peroleh dari sindikasi 9 bank senilai US$ 106 juta. Sisanya US$ 35 juta untuk penyetoran modal dari kas internal," ujarnya.

Saat ini, Bekasi Power sudah digarap 75%. Perusahaan menargetkan PLTGU Bekasi Power beroperasi pada 2010. (dro/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads