Pertamina: Kami Tak Perlu Klarifikasi Soal Divestasi Elnusa

Pertamina: Kami Tak Perlu Klarifikasi Soal Divestasi Elnusa

- detikFinance
Jumat, 24 Jul 2009 15:57 WIB
Pertamina: Kami Tak Perlu Klarifikasi Soal Divestasi Elnusa
Jakarta - PT Pertamina (Persero) menyatakan tidak perlu melakukan klarifikasi apa pun soal kisruh penjualan saham PT Elnusa Tbk (ELSA) milik PT Tridaya Esta (TDE).

"Pertamina tidak perlu melakukan klarifikasi apa pun soal divestasi Elnusa," ujar VP Communications Pertamina, Basuki Trikora Putra di restoran Bebek Bengil, Jakarta, Jumat (24/7/2009).

Menurut Basuki, Pertamina telah mengikuti ketentuan yang berlaku dalam rencana pembelian saham Elnusa, sehingga tidak perlu menanggapi kisruh wacana yang beredar di masyarakat soal divestasi saham Elnusa tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jajaran direksi Pertamina telah mengikuti ketentuan yang berlaku soal mekanisme penawaran," ujarnya.

Tridaya, salah satu perusahaan yang menjadi pemegang 37,15% saham Elnusa berencana melepas seluruh kepemilikannya. Ketika itu, ada 3 penawar yang tertarik membeli saham Elnusa, yaitu Pertamina, grup Ciptadana dan duet Saratoga-Northstar.

Hasil akhir penawaran memenangkan duet Saratoga-Northstar.

Kisruh bermula dari mundurnya Pertamina dari penawaran saham Elnusa milik Tridaya. Mundurnya Pertamina dituding menjadi sebab kejatuhan harga saham Elnusa di pasar sekunder.

Wajar saja, ketika Pertamina melakukan penawaran tersebut, harga saham Elnusa melejit hingga menembus harga IPO di level Rp 400.

Namun, wacana yang berkembang kemudian mengatakan, salah seorang komisaris Pertamina menolak rencana pembelian saham Elnusa lantaran harga dinilai terlalu tinggi.

Komisaris tersebut dikabarkan mau mengizinkan Pertamina membeli Elnusa jika harganya di level Rp 200 per saham.

Hingga saat ini tidak ada kejelasan apakah kabar tersebut benar adanya. Sebab, Pertamina tidak pernah mempublikasikan harga penawarannya ke publik.

"Kalau orang melakukan penawaran kan tidak perlu mengumumkan harga tawarannya. Intinya, manajemen Pertamina sudah mengikuti ketentuan yang berlaku. Jadi tidak perlu ada klarifikasi apa pun soal kisruh yang berkembang," jelas Basuki.

Saat ini berkembang pula kabar yang mengatakan kalau duet Saratoga-Northstar bakal mundur dari rencana pembelian Elnusa, meskipun keduanya sudah memenangkan penawaran melawan Pertamina dan Ciptadana.

Menurut kabar yang beredar, 37,15% saham Elnusa milik Tridaya saat ini masih dalam status digadaikan atau dijaminkan. Oleh sebab itu, transaksi pengambilalihan saham Elnusa oleh duet Saratoga-Northstar harus menunggu jatuh tempo gadai saham.

Duet Saratoga-Northstar pun terancam batal membeli saham Elnusa dari Tridaya. Jika ini terjadi, maka Pertamina masih memiliki peluang memberikan penawaran kembali atas saham Elnusa milik Tridaya tersebut.

Menanggapi hal ini, Basuki mengaku belum mengetahui pasti langkah yang akan diambil manajemen Pertamina jika duet Saratoga-Northstar benar-benar mundur.

"Itu soal lain. Kita tidak bisa bahas itu sekarang. Tergantung kondisi dan kebijakan manajemen," ujarnya.

(dro/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads