Rencana Delisting Indosat dari NYSE Belum Dibicarakan Qtel

Rencana Delisting Indosat dari NYSE Belum Dibicarakan Qtel

- detikFinance
Senin, 27 Jul 2009 15:59 WIB
Rencana Delisting Indosat dari NYSE Belum Dibicarakan Qtel
Jakarta - PT Indosat Tbk akan mempersiapkan segala keperluan terkait dengan rencana delisting dari New York Stock Exchange. Namun rencana delisting tersebut sejauh ini baru wacana dari pemerintah, sebagai salah satu pemegang saham.
Β 
Demikian hal itu dikemukakan oleh Direktur Utama Indosat Johnny Suwandi Sjam di Kantor Kementerian Negara BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (27/7/2009).
Β 
"Kalau disarankan (pemerintah) untuk delisting, kita siapkan saja," katanya.
Β 
Menurutnya, rencana delisting tersebut sebelumnya juga pernah dilontarkan pemerintah pada tahun 1994. Waktu itu, pemerintah masih sebagai pemegang saham mayoritas.
Β 
"Kalau sekarang kan itu berarti wacana yang disampaikan salah satu pemegang saham. Jadi harus dibahas dulu dengan pemegang saham mayoritas," ujarnya.
Β 
Namun begitu, ia belum bisa memastikan kapan rencana delisting tersebut akan mulai dibahas di rapat umum pemegan saham (RUPS).
Β 
"Ini kan baru awal banget, kita belum sampai siapkan konsultan," ujarnya.

Seperti diketahui, Menneg BUMN Sofyan Djalil sebelumnya mengungkapkan rencana delisting Indosat dari NYSE. Salah satu pertimbangan delisting adalah peraturan bursa di NYSE yang cukup merepotkan.

Seperti diketahui, pemerintah Indonesia kini tak lagi mayoritas di Indosat. Pemerintah Indonesia hanya menguasai 14,29% saham Indosat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara Qatar Telecom kini menjadi pemegang saham mayoritas setelah membeli 40,8% saham Indosat yang dimiliki oleh Singapore Technologies Telemedia (STT) pada Juni 2008. Qtel melanjutkannya dengan melakukan tender offer sehingga kini menguasai 65% saham Indosat. Sisa saham Indosat dimiliki oleh publik.


(ang/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads