IHSG Siap Lintasi Garis Merah

IHSG Siap Lintasi Garis Merah

- detikFinance
Selasa, 28 Jul 2009 07:36 WIB
IHSG Siap Lintasi Garis Merah
Jakarta - Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) masih punya potensi untuk penguatan di tengah gairah bursa-bursa regional. Namun posisi sejumlah saham unggulan yang sudah jenuh beli akan memaksa IHSG untuk melintas di teritori negatif.

Sentimen positif datang dari penguatan bursa-bursa regional didorong optimisme semakin pulihnya perekonomian. Optimisme itu sebelumnya telah membawa aliran dana-dana ke emerging markets termasuk Indonesia.

Hal itu menyebabkan IHSG dan nilai tukar rupiah terus menguat meski ada sentimen negatif dari ledakan bom pada Jumat, 17 Juli 2009 lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wall Street menutup perdagangan Senin dengan penguatan tipis, didorong oleh membaiknya angka penjualan rumah baru selama Juni. Naiknya penjualan itu menjadi salah satu sentimen positif mengingat sektor perumahan merupakan jantung dari krisis selama ini.

Pada perdagangan Senin (27/7/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup naik tipis 15,27 poin (0,17%) ke level 9.108,51.

Sementara bursa Jepang juga mengawali perdaganganSelasa (28/7/2009) ini dengan penguatan. Indeks Nikkei-225 dibuka menguat tipis 28,23 poin (0,28%) ke level 10.116,89. Nikkei-225 sudah 10 hari berturut-turut menguat di tengah harapan pemulihan ekonomi seperti terlihat dari membaiknya laporan keuangan perusahaan.

Sentimen penguatan bursa-bursa regional itu bisa membantu IHSG untuk terus berada di teritori positif. Meskipun potensi profit taking masih sangat besar mengingat posisi saham-saham kini sudah terlalu mahal.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

Optima Sekuritas:

Indeks akhirnya break level psikologis 2.200 dengan menguat 23 poin ke 2.209. Sektor yang mendorong kenaikan yakni konsumer, infrastruktur dan pertambangan yang menguat di atas 2%. Investor asing masih terus akumulasi sehingga net buy Rp 453 miliar namun nilai transaksi belum menembus di atas Rp 4 triliun. Peluang untuk menguat masih terbuka dikisaran 2.190-2.220 dengan saham pilihan: BUMI, CPRO, DGIK, ASIA, dan AKRA.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads