Sentimen positif datang dari penguatan bursa-bursa regional didorong optimisme semakin pulihnya perekonomian. Optimisme itu sebelumnya telah membawa aliran dana-dana ke emerging markets termasuk Indonesia.
Hal itu menyebabkan IHSG dan nilai tukar rupiah terus menguat meski ada sentimen negatif dari ledakan bom pada Jumat, 17 Juli 2009 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan Senin (27/7/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup naik tipis 15,27 poin (0,17%) ke level 9.108,51.
Sementara bursa Jepang juga mengawali perdaganganSelasa (28/7/2009) ini dengan penguatan. Indeks Nikkei-225 dibuka menguat tipis 28,23 poin (0,28%) ke level 10.116,89. Nikkei-225 sudah 10 hari berturut-turut menguat di tengah harapan pemulihan ekonomi seperti terlihat dari membaiknya laporan keuangan perusahaan.
Sentimen penguatan bursa-bursa regional itu bisa membantu IHSG untuk terus berada di teritori positif. Meskipun potensi profit taking masih sangat besar mengingat posisi saham-saham kini sudah terlalu mahal.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Optima Sekuritas:
Indeks akhirnya break level psikologis 2.200 dengan menguat 23 poin ke 2.209. Sektor yang mendorong kenaikan yakni konsumer, infrastruktur dan pertambangan yang menguat di atas 2%. Investor asing masih terus akumulasi sehingga net buy Rp 453 miliar namun nilai transaksi belum menembus di atas Rp 4 triliun. Peluang untuk menguat masih terbuka dikisaran 2.190-2.220 dengan saham pilihan: BUMI, CPRO, DGIK, ASIA, dan AKRA.
(qom/qom)










































